Beranda Ragam 6 Bahasa Jaksel Sering Digunakan Dalam Kehidupan Percintaan

6 Bahasa Jaksel Sering Digunakan Dalam Kehidupan Percintaan

549
0
Bahasa jaksel
Ilustrasi

siarnitas.id – Bahasa Jaksel kini tengah menjadi sorotan dikalangan anak muda zaman now, lantaran bahasa ini memiliki ciri khas dimana dalam penggunaannya mencampurkan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Bahasa Jaksel tak hanya digunakan di daerah Jakarta saja, tetapi dari berbagai daerah lainnya. Kadang kala, bahasa Jaksel ini ada yang menggunakan dalam kehidupan percintaan anak muda zaman now.

Nah, bahasa ini kemudian berkembang lewat berbagai platform sosial media, sehingga banyak orang yang secara tidak sadar paham tentang arti dari bahasa Jaksel tersebut.

Baca Juga : Diduga Tak Berizin, Tanah Milik Pemkot Tangsel di Witana Harja Dijadikan Kafe

Lantas, apa aja sih bahasa Jaksel yang biasa dipakai dalam kehidupan percintaan anak muda zaman now. Simak ulasan berikut ini?

1. Ghosting

Kata ghosting menempati urutan pertama karena sering sekali diucapkan oleh anak muda saat sedang menjalani hubungan baik itu PDKT atau pacaran. Ghosting sendiri adalah sebuah kondisi dimana gebetan yang dulunya terkesan baik, suka sama kamu, tiba-tiba menghilang tanpa ada alasan yang jelas. Siapa nih, yang suka mengalami hal ini?

Tentunya perilaku ghosting ini sangat tidak mengenakkan bagi si korbannya. Walau manusia memang tak ingin terkesan jahat dengan memberi tahu alasan mengapa ingin menyudahi hubungan, sebaiknya kamu tidak melakukan hal ini kepada gebetan atau pasanganmu, ya. Lebih baik berikan kejelasan daripada hilang tanpa kabar.

2. Insecure

Insecure ini juga sering disebut tak hanya di kehidupan pada umumnya, tetapi juga saat menjalani hubungan. Bahkan mungkin, kamu sedang insecure saat ini untuk mendekati gebetan yang sekiranya disukai olehmu. Perasaan insecure sendiri bisa dikatakan sebagai perasaan rendah diri, melihat diri serba kurang dan tak layak untuk mendapat suatu hal.

Sehingga jika kamu membawa mental ini ke hubungan asmara, biasanya hubungan yang stabil sukar untuk didapatkan. Buah dari perasaan insecure ini biasanya, posesif, suka drama, curigaan, dan sebagainya. Jadi, jika ingin mendapat pasangan sebaiknya kamu sembuhkan dulu perasaan ini terlebih dahulu.

3. Toxic relationship 

Hayo, siapa yang mungkin sudah bosan mendengar istilah berikut ini? Toxic relationship sendiri bisa diartikan sebagai sebuah hubungan yang beracun atau tidak sehat. Celakanya, biasanya orang memilih bertahan atau tetap berhubungan karena tidak menyadari hubungan itu tak sehat, sampai merasa tidak akan ada yang mau lagi sama kamu jika memutuskan pasangan toxic ini.

Walau terdengar sederhana, tapi ini sangat mengancam kesehatan mental serta kehidupan sehari-hari. Jadi, jangan sampai kamu bertahan hanya karena perasaan tak akan ada yang mau lagi dan sebagainya. Lebih baik selamatkan mentalmu, daripada memiliki pasangan yang toxic.

4. Silent Treatment

Baca Juga : Bingung Memulai Usaha? Ini Dia Ragam Bisnis Online Yang Bisa Dicoba

Berikutnya adalah silent treatment. Walau muncul belakangan saat istilah lainnya sudah berkembang, istilah ini juga lekat dalam hubungan anak muda zaman sekarang. Berbeda dengan ghosting, silent treatment adalah suatu sikap yang mengabaikan pasangan atau gebetan tapi dia tak menghilang.

Beberapa orang bilang bahwa tindakan ini juga sama sakitnya dengan di-ghosting gebetan, dimana ada sosoknya, tapi kamu didiamkan saja. Hal ini juga bisa membuat hubungan retak dalam sekejap, karena kunci sebuah hubungan yang sukses adalah komunikasi. Jangan sampai merasa punya pasangan, tapi tidak merasakan kehangatan atau pentingnya dia ada di sisimu.

5. Couple Goals

Apakah kamu termasuk orang yang punya couple goals? Misalnya saja pasangan selebriti atau selebgram yang kerap mencitrakan hubungannya sangat romantis dan sebagainya. Couple goals sendiri dapat diartikan sebagai pasangan panutan yang kamu idam-idamkan untuk bisa mewujudkannya.

Memang dari antara banyaknya hubungan yang kandas, ada kisah cinta dari pasangan yang banyak dikagumi banyak orang. Nah, kamu sebagai pengagum dari pasangan itu pastinya ingin memiliki hubungan yang seperti panutan. Boleh saja, tapi kamu harus realistis bahwa pasanganmu beda dengan pasangan panutanmu, ya.

6. Gaslighting

Terakhir dan mungkin paling sering diucapkan saat sedang berantem dengan pasangan adalah gaslighting. Gaslighting sendiri adalah suatu sikap manipulasi dimana seseorang bisa membuat orang lain yang merasa bersalah dalam sebuah permasalahan. Biasanya orang yang melakukan ini adalah orang yang sukar meminta maaf.

Namun seiring perkembangannya, semua pasangan kalau lagi berantem pasti merasa di-gaslighting oleh pasangannya. Padahal, belum tentu kondisi yang sebenarnya menggambarkan hal yang sesuai dengan artinya. Maka dari itu, kedewasaan dalam bersikap diperlukan dalam sebuah hubungan.

Baca Juga : Begini Ciri-Ciri Orang Suka Nonton Video Wik..Wik.., Kamu Termasuk?

Itu tadi beberapa bahasa Jaksel yang biasa dipakai dalam kehidupan percintaan. Jadi, bahasa mana yang sering kamu dengar atau bahkan ucapkan saat menjalani hubungan asmara?

Baca berita dan informasi lainnya dari siarnitas.id di Google News

(bam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini