Beranda Ragam Kasus Dugaan Intoleransi di Tangsel Berujung Damai tapi 4 Warga Masih Berstatus...

Kasus Dugaan Intoleransi di Tangsel Berujung Damai tapi 4 Warga Masih Berstatus Tersangka

236
0
Intoleransi di Tangsel
Foto: Walikota Tangsel, Benyamin Davnie bersama warga Babakan dan mahasiswa Katolik.

siarnitas.id – 4 warga yang telah menjadi tersangka dalam kasus Intoleransi di Tangerang Selatan (Tangsel) masih menempuh jalur hukum.

Hal itu dikatakan oleh Pengacara dari mahasiswa Katolik, Firdaus saat dihubungi redaksi siarnitas.id melalui telepon WhatsApp pada Kamis (16/5/2024).

Firdaus mengatakan, acara silaturahmi dengan warga saat di Rumah Dinas Walikota hanya sebatas saling memaafkan antara agama dan suku.

“Kalau itu kan damai antara agama dan suku, bukan damai restoratif justice yang dilakukan oleh polisi,” katanya.

Menurutnya, dalam acara silaturahmi tersebut, tidak menggugurkan pidana dari 4 warga yang menjadi tersangka.

“Damai itu kan itu tidak menggugurkan pidana nya,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Firdaus, pihaknya belum menarik laporan kepada 4 tersangka tersebut dan hukum masih berjalan sesuai dengan pidana yang berlaku.

“Hukum masih berjalan, sampai sekarang kita belum tarik laporan,” ungkapnya.

Baca Juga : 4 Warga Tersangka Kasus Intoleransi di Tangsel, Mahasiswa Tetap Tempuh Jalur Damai

Firdaus menuturkan, bahwa sampai saat ini dari warga Babakan belum ada koordinasi perihal pengurangan ataupun pembebasan 4 warga yang telah menjadi tersangka.

“Warga tidak pernah koordinasi dengan saya, kita ketemu warga hanya saat acara walikota di Rumdin, jadi tidak ada penekanan dari warga,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah melakukan pertemuan antara warga kampung Poncol dan mahasiswa Katolik Unpam di Rumah Dinas Walikota, Serpong Tangsel pada Selasa (14/5/2024).

Pertemuan berlangsung damai, lantaran pihak mahasiswa dengan warga sudah saling memaafkan atas terjadinya penggerudukan mahasiswa Katolik yang sedang peribadatan di kontrakan Tangsel.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pertemuan antara warga dengan mahasiswa berlangsung damai, tentram dan saling memaafkan.

“Pertemuan ini saling meminta maaf dan saling memberikan maaf,” kata Benyamin kepada awak media di lokasi.

Baca Juga : Pertemukan Warga Dengan Mahasiswa Katolik, Walikota Tangsel: Ini Saling Meminta Maaf

“Rekonsiliasi antar warga masyarakat yang sudah bisa kita selesaikan dan Alhamdulillah ini pelajaran berharga untuk Tangsel, terima kasih saya sampaikan kepada semua pihak,” sambungnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini