Beranda Eksekutif Honor Pantarlih di Tangsel Diduga Dipotong, Begini Respon KPU

Honor Pantarlih di Tangsel Diduga Dipotong, Begini Respon KPU

197
0
Honor Pantarlih di Tangsel
Ilustrasi para Pantarlih

siarnitas.id – Baru-baru ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Tangerang Selatan (Tangsel) digegerkan dengan isu tak sedap yaitu adanya dugaan pemotongan honor tahap ke-2 Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) senilai Rp 200 ribu.

Sehingga, diantara para Pantarlih disalah satu kecamatan di Tangsel mendapat honor tahap ke-2 hanya Rp 800 ribu. Pasalnya, besaran Honor dari Pantarlih Pemilu 2024 ditetapkan dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-647/MK.02/2022 tertanggal 5 Agustus 2022.

Baca Juga : Tok! Permohonan Banding KPU RI Dikabulkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta

Dalam surat dari Menkeu tersebut, disebutkan untuk honor Pantarlih Pemilu 2024 senilai Rp 1 juta, dan Pilkada 2024 senilai Rp 1 juta, sehingga dimana setiap Pantarlih akan mendapatkan Honor sebesar Rp 2 Juta, namun dibagikan dalam dua tahap.

Atas isu tak sedap tersebut, Divisi SDM dan Sosdiklihparmas KPU Tangsel, Ihwan Aulia Rahman mengatakan, pihaknya tidak melakukan pemotongan honor tahap ke-2 Pantarlih tersebut.

“Kalau dari kita tidak ada potongan potongan seperti itu bang. Enggak ada, jadi kita dari KPU itu langsung untuk kita transfer, kita kirim ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) tingkat kelurahan untuk full,” kata Ihwan saat dihubungi redaksi siarnitas.id, Sabtu (15/4/2023).

KPU Tangsel bakal menindaklanjuti apabila adanya indikasi pemotongan honor Pantarlih tersebut.

“Tapi kalau memang ada laporan, saya juga baca di beberapa komen ya segera kita tindak lanjuti bang. Mudah mudahan dalam waktu 1×24 jam ini besok sudah clear semua lah,” ungkap Ihwan.

Menurutnya, pihaknya tidak menutup kemungkinan karena memang ada 54 kelurahan di Tangsel disinyalir adanya oknum yang melakukan hal tersebut.

Baca Juga : KPU RI Apresiasi Pemkot Dukung Pembangunan Infrastruktur KPU Tangsel

“Yang mungkin melakukan ada oknum yang melakukan hal hal yang seperti itu. Ya kita enggak nutup juga, tapi kita verifikasi kita klarifikasi hari ini. Mudah mudahan clear kalaupun ada ya,” tegasnya.

“Kami atas laporan itu, hari ini secepatnya akan melakukan klarifikasi atas laporan dugaan dari masyarakat ini ya, mudah mudahan dalam 1×24 jam akan sudah clear,” tandasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini