Beranda Eksekutif Fokus Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Siapkan Anggaran Rp 154,5 Miliar

Fokus Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Siapkan Anggaran Rp 154,5 Miliar

147
0
Angka stunting di Tangsel
Foto: Forkopimda Tangsel

Tangerang Selatan, siarnitas.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) telah menyiapkan anggaran mencapai Rp 154,5 miliar dari APBD untuk berfokus dalam menurunkan angka stunting.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, pihaknya menggelontorkan anggaran miliaran untuk menurunkan angka stunting.

Baca Juga : Kasus Obesitas di Tangsel Nihil

Menurut Benyamin, dengan menggelontorkan dana miliaran itu, supaya asupan gizi masyarakat dapat tercukupi dan kesadaran masyarakat meningkat.

“Ada Rp 154,5 miliar yang kita gelontorkan dari APBD untuk menurunkan angka stunting, dengan harapan bahwa bukan saja gizinya tercukupi, tapi kesadaran masyarakatnya meningkat seperti itu,” kata Benyamin usai kegiatan Rembuk Stunting Kota Tangsel tahun 2023 di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel, ditulis Kamis (27/7/2023).

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus menggencarkan penurunan angka stunting menjadi 8 persen, dengan melalui program bapak dan bunda asuh.

Hal itu diungkapkan oleh Walikota Tangsel, Benyamin Davnie usai kegiatan Rembuk Stunting Kota Tangsel tahun 2023 di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel, pada Rabu (26/7/2023).

Menurut Benyamin, dalam menurunkan angka stunting, semua pihak harus terjun langsung untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya asupan gizi.

“Kita bermusyawarah, mensepakati semua pihak terjun turun bergerak untuk menurunkan angka stunting di Tangerang Selatan, yang tadinya tahun kemarin itu 9 persen menjadi 8 persen untuk tahun 2023 ini,” kata Benyamin di lokasi.

“Perlu gerak bersama, karena ini persoalan bagaimana menyadarkan masyarakat pentingnya asupan gizi, pentingnya pendidikan dan sebagainya. Jadi semua Forkompinda, Eselon 2, Eselon 3, Eselon 4, menjadi bapak asuh buat stunting di Kota Tangerang Selatan yang memang tadi datanya ada 933 anak yang harus kita selesaikan stuntingnya,” sambung dia.

Benyamin menjelaskan, melalui program bapak dan bunda asuh tersebut, tugas dari Forkopimda adalah membina dan mengingatkan keluarganya untuk asupan kecukupan gizinya yang seimbang.

Baca Juga : Program Bapak dan Bunda Asuh, Pemkot Tangsel Gencarkan Penurunan Angka Stunting Jadi 8 Persen

Tidak hanya Forkopimda, akan tetapi pihaknya juga berkolaborasi dengan swasta dan direktur Rumah Sakit untuk menjadi bagian dari bapak dan bunda asuh.

“Swasta juga ada, kemudian direktur Rumah Sakit kita mintakan juga menjadi bapak atau bunda asuh stunting di Kota Tangerang Selatan,” ungkapnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini