Siarnitas.id Akmal Fahmi adalah putra kelahiran Aceh, kini menjadi salah satu dari sekian banhak sosok yang mencalonkan diri untuk bertarung merebut posisi Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI).

Semangat Akmal Fahmi dan para pendukungnya se-Indonesia secara tidak langsung mengingatkan kembali bahwa di panggung politik keteladanan generasi muda HMI Aceh di kancah nasional sepuluh tahun terakhir sering kandas, salah satu faktanya ketika kongres HMI di Riau.

Putra Aceh kelahiran Bireuen 7 Juni 1991 ini kembali membangun harapan baru sekaligus membangun citra Aceh bahwa Aceh juga ingin tampil dalam kontestasi politik kepemudaan di internal PB HMI.

Hal itu dikatakan Sekretaris Umum BADKO HMI Aceh, Zulfata dalam rilisnya, Sabtu (20/3/2021).

Disebutkan Zulfata, apa yang sedang ditempuh oleh Akmal Fahmi ini patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat Aceh, terutama kader HMI se-Aceh.

“Di tengah kemerosotan integritas para politisi atau kepemimpinan di Aceh sudah selayaknya kader HMI Se-Aceh menampakkan diri untuk membangun konsolidasi politik HMI dalam membangun integritas dan marwah putra Aceh di mata Indonesia,” jelasnya.

Sebab, hanya di tangan anak muda (kader HMI Aceh) Aceh dapat diperbaiki. Terlebih dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini lintas cabang HMI se-Aceh selalu pecah, tak menyatu, hingga pada akhirnya menjadi guyonan cabang recehan di mata kader HMI se-nasional.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini