Beranda Eksekutif BRIN Klaim Penutupan Jalan Raya Serpong-Parung Guna Infrastruktur Riset

BRIN Klaim Penutupan Jalan Raya Serpong-Parung Guna Infrastruktur Riset

103
0
brin penutupan jalan
Foto: Press Rilis BRIN

siarnitas.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengklaim bahwa rencana penutupan Jalan Raya Serpong-Parung guna pengembangan infrakstruktur riset.

Rencana penutupan tersebut berimbas adanya ratusan warga Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan demontrasi ke BRIN.

Plt. Deputi Infrastruktur Riset dan Inovasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Yan Rianto menyatakan bahwa rencana pengalihan akses jalan di depan KST B.J. Habibie per tanggal 6 April 2024.

“Lahan yang digunakan untuk jalan provinsi tersebut melintasi dan membelah lahan BRIN KST B.J. Habibie yang telah ditetapkan sebagai obyek vital nasional,” kata Rianto dalam press rilis, ditulis Senin (22/04/2024).

Sebagai obyek vital nasional kata Rianto, di dalam kawasan tersebut terdapat banyak fasilitas laboratorium yang diperlukan untuk mendukung kegiatan riset dan inovasi.

Baca Juga : Perwakilan BRIN Diduga Anggota LSM Yang Temui Warga Tolak Penutupan Jalan

Rianto menegaskan, pengalihan jalan tersebut merupakan bagian upaya meningkatkan kegiatan riset yang dilakukan oleh para periset internal dan eksternal BRIN di kawasan tersebut.

“BRIN memerlukan penyatuan lahan untuk mendukung kegiatan riset dan inovasi dan pengembangan infrastruktur riset ke depannya,” lanjutnya.

Selain itu menurut Rianto, pemanfaatan lahan untuk jalan terusan di perbatasan Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Bogor tersebut dilakukan tanpa adanya izin pinjam pakai dan telah menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sejak tahun 2017.

Sejak tahun 2022 BRIN telah melakukan koordinasi dengan pemprov Jawa Barat dan Banten terkait pengalihan ke jalan lingkar baru yang pembangunannya dilakukan oleh BRIN dengan tujuan agar kepentingan masyarakat dapat terakomodir.

“BRIN telah membangun jalan baru pengganti dan sedang dalam proses dihibahkan ke Pemprov. Hal tersebut sekaligus akan menyelesaikan cacat administrasi penggunaan tanah negara tanpa ijin pinjam pakai yang telah terjadi belasan tahun akibat pembiaran,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini