Beranda Ragam Perwakilan BRIN Diduga Anggota LSM Yang Temui Warga Tolak Penutupan Jalan

Perwakilan BRIN Diduga Anggota LSM Yang Temui Warga Tolak Penutupan Jalan

3002
0
LSM BRIN
Foto: Perwakilan warga yang berdemo dengan perwakilan BRIN.

siarnitas.id – Perwakilan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saat bertemu dengan perwakilan warga yang berdemo tolak penutupan Jalan Raya Serpong-Parung diduga seorang Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).

Dari pantauan redaksi siarnitas.id saat pertemuan di Wisma Puspiptek, Serpong pada Kamis 18 April 2024, pihak BRIN yang bertemu dengan perwakilan warga hanya mencatat tuntutan tersebut.

Pihak BRIN yang bertemu dengan warga berinisial SPP tersebut memakai baju kemeja biru dongker serta celana panjang berwarna cream dengan didampingi seorang laki-laki berkemeja putih berambut panjang.

Namun, saat ditelurusi redaksi siarnitas.id dari pihak BRIN yang bernama SPP tersebut, diduga SPP seorang LSM GMBI.

Pada saat redaksi siarnitas.id menelusuri website https://lsm-gmbi.org/, SPP menjabat sebagai kepala divisi ekonomi. Lalu redaksi mencoba berkomunikasi melalui telepon pengaduan yang tertera dari website tersebut.

Herman selaku Humas dari LSM GMBI membenarkan bahwa SPP tersebut masih pengurus LSM GMBI.

“Iya (SPP) masih pengurus GMBI,” katanya saat dihubungi via telepon WhatsApp redaksi siarnitas.id pada Kamis (18/4/2024).

Baca Juga : Ratusan Warga Tangsel Kembali Demo Penutupan Akses Jalan BRIN

Dirinya mengakui bahwa SPP hanya sebatas pengusaha saja bukan dari pihak BRIN.

“Kemarin tuh saya dapat info dia (SPP) jadi pengusaha gitu, pengusaha saja bukan dari pihak BRIN,” jelasnya.

Disisi lain, redaksi siarnitas.id mencoba menghubungi Deputi Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN, Yan Rianto. Namun, sampai berita ini ditayangkan, belum ada jawaban dari pihak BRIN tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Perwakilan dari warga yang berdemo untuk menyuarakan aspirasi ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas penutupan akses Jalan Raya Serpong-Parung telah bertemu pihak BRIN.

Alhasil, warga tersebut telah menyuarakan atas tuntutannya dan jawabannya pada 23 April 2024 nanti.

Nurhendra, salah satu perwakilan yang bertemu dengan pihak BRIN mengatakan, pihaknya sudah menyuarakan aspirasi nya atas penutupan akses Jalan Raya Serpong-Parung.

“Kalau untuk pertemuan hari ini tidak deadlock, dia (BRIN) hanya menerima aspirasi dari kami dan akan dilanjutkan ke tingkat pimpinan pusat BRIN,” katanya kepada wartawan di wisma Puspiptek pada Kamis (18/4/2024).

“Dan 23 April akan ada jawaban terkait tuntutan kami,” tambahnya.

Dirinya menegaskan apabila pada tanggal tersebut tidak ada jawaban dari pihak BRIN, maka dirinya bakal melakukan aksi demontrasi kembali dengan membawa ratusan warga.

“Kalau memang sampai dalam 23 April tidak memuaskan kami akan melakukan aksil lebih besar lagi. Karena berdampaknya ini sebenarnya bukan hanya warga Muncul saja,” tegasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini