siarnitas.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan terus memperkuat kapasitas kader Posyandu guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu Bidang Kesehatan yang digelar di Aula Kecamatan Setu, Senin (6/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar, Camat Setu Erwin Gemala Putra, serta perwakilan kader Posyandu dari seluruh wilayah Kecamatan Setu.

Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan, peningkatan kapasitas kader Posyandu dilakukan secara bertahap di tujuh kecamatan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke tingkat lingkungan.

“Jadi hari ini, di tujuh kecamatan kita akan lakukan pertemuan dengan para kader Posyandu yang jumlahnya 5.000 lebih. Karena ada, ada enam bidang tuh di Posyandu tuh. Bidang sosial, bidang perumahan, bidang kesehatan, ada banyak. Nah, ini khususnya bidang kesehatan, ini dilakukan pertemuan untuk meningkatkan pengetahuan mereka, kapasitas mereka,” kata Benyamin.

BACA JUGA :  4.099 Warga Tangsel Rapidtest Corona, 122 Orang Reaktif

Menurut Benyamin, tugas Posyandu kini tidak lagi terbatas pada penimbangan balita. Seiring perubahan layanan, kader Posyandu kini mendampingi masyarakat dalam seluruh siklus kehidupan, mulai dari remaja, ibu hamil, bayi, balita hingga lansia.

“Karena yang memang mereka hadapi itu masyarakat di lingkungannya. Jadi, tugas Posyandu itu sekarang bukan lagi hanya penimbangan balita, tetapi berkembang menjadi penanganan siklus kehidupan masyarakat. Yang namanya kehidupan ya udah, luar biasa itu, seluruh dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi. Kira-kira begitulah gambarannya,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan kader Posyandu memiliki peran penting sebagai penghubung pemerintah dengan masyarakat dalam menyampaikan berbagai edukasi kesehatan.

“Nah, beliau-beliau ini kan setiap hari ada di tengah-tengah masyarakat, jadi mereka menjadi juru bicara kita tentang kesehatan, tentang, ya macam-macam sesuai dengan bidangnya seperti itu, ya. Alhamdulillah 5.000 lebih kader Posyandu sudah menunjukkan kinerjanya yang baik, makanya angka harapan hidup masyarakat Tangerang Selatan sekarang ini 76 tahun, antara indikatornya seperti itu,” ungkap Benyamin.

BACA JUGA :  Buntut Soal Loka Padel, DPRD Tangsel Desak Pemkot Batasi Jam Operasional

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Allin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, kegiatan peningkatan kapasitas kader Posyandu merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun di seluruh kecamatan.

“Ya, jadi ini agenda rutin setiap tahun. Kita bersilaturahmi dengan kader Posyandu dari kecamatan ke kecamatan. Jadi memang yang hadir perwakilan, ya. Saat ini di Setu ada 53 Posyandu. Kemudian ada 401 kader, gitu. Jadi yang hadir hari ini adalah perwakilan dari setiap Posyandu,” jelas Allin.

Ia mengatakan, pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi kader agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

“Tujuannya adalah untuk peningkatan kapasitas kader Posyandu. Karena tadi Pak Wali sampaikan, bahwa Posyandu saat ini memang melayani satu siklus kehidupan. Jadi dari mulai remaja, ibu hamil, balita, bayi, gitu ya, sampai lansia. Jadi memang tugasnya makin kompleks kurang lebih seperti itu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tak Hanya Balita, Tangsel Serius Cegah Stunting dari Hulu ke Hilir Lewat Program BERAKZI

Selain itu, kata Allin, Posyandu kini juga memiliki tanggung jawab dalam enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Karena itu, kemampuan para kader harus terus diperbarui agar dapat mengikuti perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Selain itu pun saat ini Posyandu ada 6 SPM dan ini tentunya yang harus kita upgrade terus kemampuan dari kader untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News