Siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus mempercepat penanganan berbagai aduan masyarakat yang masuk melalui layanan SPAN LAPOR.
Dari ratusan laporan yang diterima sejak Januari 2026, sebagian besar diklaim sudah ditindaklanjuti.
Namun, masih ada delapan laporan warga yang hingga kini belum selesai ditangani.
Hal itu diungkap Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan usai menghadiri Rapat Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) di Aula Blandongan, Senin (11/5/2026).
Menurut Pilar, rapat Wasdal menjadi forum penting bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Melalui forum tersebut, seluruh laporan warga dipantau langsung progres penanganannya.
“Banyak, ada ratusan laporan ya yang sudah ditindaklanjuti, tinggal delapan yang belum ditindaklanjuti. Jadi dari ratusan dari sejak Januari sudah ditindaklanjuti, ada delapan yang masih dalam proses untuk penindaklanjutan,” kata Pilar.
Ia menjelaskan, delapan laporan yang masih berproses tersebut berkaitan dengan persoalan infrastruktur, perapihan pohon hingga ketertiban umum.
“Ada infrastruktur, ada juga terkait perapihan pohon juga ya, terus juga ada terkait masalah ketertiban umum,” katanya.
Pilar menilai, keberadaan Wasdal sangat penting karena pemerintah daerah bisa mengetahui langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat, termasuk masalah sosial yang sering luput dari perhatian.
Salah satu laporan yang turut menjadi perhatian Pemkot Tangsel adalah kasus anak kecil yang digigit anjing peliharaan yang dilepas begitu saja oleh pemiliknya.
“Terus juga ada laporan sosial terkait ya tadi ada anak kecil yang digigit anjing ya, yang dilepas oleh pemiliknya, itu sampai yang seperti itu juga ya itu menjadi concern kami,” ungkapnya.
Ia memastikan dinas terkait langsung diminta bergerak cepat menangani korban serta melakukan penertiban terhadap pemilik hewan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
Ke depan, Pilar bahkan berencana meningkatkan frekuensi rapat Wasdal menjadi dua kali dalam sebulan.
Langkah itu dilakukan agar seluruh persoalan masyarakat bisa lebih cepat ditangani dan tidak berlarut-larut.
“Dan semua OPD harus mengikuti karena di situ ada catatan-catatan penting untuk segera kita tindak lanjuti supaya apa yang dilaporkan di masyarakat dan juga menjadi prioritas harus dilakukan sesegera mungkin,” tegasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

