Beranda Ragam Jelang Perayaan Waisak, 32 Biksu Asal Thailand Jalan Kaki ke Candi Borobudur

Jelang Perayaan Waisak, 32 Biksu Asal Thailand Jalan Kaki ke Candi Borobudur

206
0
candi borobudur
Foto: Candi Borobudur

siarnitas.id – Dalam menjelang perayaan waisak yang bakal berlangsung pada Minggu 4 Mei 2023, sebanyak 32 biksu asal Thailand akan berjalan kaki menuju Candi Borobudur di Jawa Tengah.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Budhha, Supriyadi usai melepas 31 Bhante Thodong dari luar negeri menuju Candi Borobudur. Sebelumnya, rombongan tersebut sampai di Indonesia dan diterima oleh Dirjen Bimas Buddha di Kantor Kementerian Agama.

Baca Juga : Airin Ajak Tenaga Pendidik Menguasai Teknologi

Supriyadi menyambut serta mengucapkan selamat datang pada rombongan dan mengucapkan terima kasih kepada para panitia karena kegiatan yang telah dirancang cukup lama ini dapat berlangsung dengan baik serta lancar.

“Demikian pula lanjut Dirjen pengiriman dharmaduta-dharmaduta dari Thailand ke Indonesia juga berjalan baik dan lancar, melalui dharmaduta Thailand di Indonesia (Bhante Dhammavuddho dan Bhante Wongsin), semuanya dapat dijalankan dengan baik,” kata Supriyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (12/5/2023).

Dirinya mendoakan agar perjalanan para biksu menuju Candi Borobudur bisa dilakukan dengan baik dan lancar. Sehingga para Budhha Bodhisattva senantiasa melindungi para Bhante Dhutanga yang akan berjalan kaki.

Menurut Supriyadi, perjalanan ini termasuk ke dalam ritual Thudong yaitu ritual para Bhante yang dilakukan dengan cara berjalan kaki ribuan kilometer.

Sekitar 32 biksu ini pun sudah mulai jalan kaki sejak 23 Maret 2023 dari Nakhon Si Thammarat, Thailand. Perjalanan mereka sudah melewati Malaysia, Singapura, kemudian pada 8 Mei 2023 tiba di Batam.

Bhante Dhammavuddho juga menjelaskan jika ritual Thudong pada zaman dahulu adalah tradisi berjalan kaki di mana pada zaman sang Buddha waktu belum ada vihara.

Saat itu, belum ada tempat tinggal para Bhante dan mereka tinggal dari hutan ke hutan. Oleh sang Buddha, para Bhante diberikan kesempatan tinggal di hutan, gunung, ataupun gua.

Baca Juga : Stasiun Tertinggi di Indonesia ada di Jawa Barat, Ini Dia Nama Stasiunnya

Adapun dalam setahun perjalanan seperti itu selama empat bulan. Di Indonesia, kebetulan terdapat Candi Borobudur di mana akan jadi lokasi perayaan Hari Raya Waisak.

“Jadi, dalam setahun mereka akan berjalan seperti ini selama empat bulan untuk melaksanakan tradisi ini dan kebetulan karena di Indonesia ada Candi Borobudur bertepatan Hari Raya Waisak dan mereka jalan dari Thailand,” pungkas Supriyadi.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini