Beranda Kab. Tangerang Hasil Survey IndexPolitica, Masyarakat Kabupaten Tangerang Masih Minati Money Politic

Hasil Survey IndexPolitica, Masyarakat Kabupaten Tangerang Masih Minati Money Politic

96
0
Survey Indexpolitica
Ilustrasi

siarnitas.id – IndexPolitica telah merilis hasil survey perhelatan Pilkada Kabupaten Tangerang 2024 pada pandangan masyarakat terhadap Money Politic atau politik uang yang menyatakan setuju mencapai 55,24 persen.

Dari hasil survey yang dilakukan oleh IndexPolitica dimulai pada tanggal 2-8 Mei 2024 dengan jumlah 1.200 responden.

Hasil survey tersebut menunjukkan bahwa pandangan masyarakat terhadap money politic masih masif terjadi saat adanya kontestasi Pilkada.

Direktur Eksekutif IndexPolitica, Hasrul Harahap mengatakan, dari kuisoner yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tangerang secara proposional menunjukan pandangan masyarakat terhadap money politic.

“55,24 persen (setuju), 15,05 persen (sangat setuju), 14,29 persen (sangat tidak setuju) dan 15,43 persen (tisak setuju),” katanya dalam konferensi pers di Alam Sutera, ditulis pada Rabu (15/5/2024).

Hasrul menjelaskan, dari kuesioner yang ditunjukkan kepada responden, partisipasi masyarakat di Kabupaten Tangerang masih dipengaruhi oleh money politic.

Baca Juga : IndexPolitica Rilis 3 Nama Bacabup Polling Tertinggi pada Pilkada Kabupaten Tangerang 2024

Menurutnya, dari hasil kuesioner tersebut, masyarakat telah menyetujui bentuk uang dalam ajang Pilkada masih diminati.

“Money politic dalam bentuk uang menjadi pendukung utama dibandingkan sembako, hadiah (barang) dan sukarela untuk mengajak partisipasi masyarakat dalam politik,” jelasnya.

Dalam hasil survey tersebut, persentase pengaruh money politic dalam bentuk uang sebesar 53,55 persen, sembako 17,66 persen, sukarela 23,80 persen dan hadiah (berupa barang) 4,99 persen.

Selain itu, dari hasi survei besaran uang yang tersebar saat Pilkada belakangan ini diantaranya Rp 50.000 hingga Rp 200.000.

“Bila dilihat hasil kita, nominal Rp 200 ribu lebih sering dibagikan ke masyarakat saat perhelatan pemilu mencapai 24,52 persen,” imbuhnya.

Baginya, hasil ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bersama terutama pihak penyelenggara pemilu bagaimana menekan tindak praktek politik uang apalagi ke depan akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2024.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini