DKP3 Tangsel Latih Kelompok Wanita Tani Wujudkan Ketahanan Pangan

0
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel)
Foto (siarnitas.id) Foto bersama Kepala Dinas dengan peserta pelatihan

siarnitas.id – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar kegiatan pelatihan kelompok tani untuk mewujudkan ketahanan pangan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), Jombang, Ciputat, Tangsel. Selasa (23/8).

Dalam kegiatan tersebut, DKP3 Tangsel mengundang perwakilan para Kelompok Wanita Tani (KWT) yang berada di 7 kecamatan Tangsel.

Kepala DKP3 Tangsel, Yepi Suherman mengatakan, BPP Tangsel merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk pelatihan para kelompok tani.

Baca Juga : Atap Ruang Kelas SDN Muncul 03 Tangsel Ambruk

“Disini tempat para penyuluh untuk memberikan pelatihan inovasi kepada masyarakat ataupun petani, segala sesuatu pertanian kita fokuskan disini di BPP Tangsel,” kata Yepi pada saat diwawancara awak media. Selasa (23/8).

Ia menambahkan dengan adanya pelatihan supaya masyarakat dalam kelompok tani bisa lebih produktif.

“Kita undang mereka untuk bisa diberikan ilmu, dan mereka peserta ini sudah berjalan dalam menanam sayuran, buah-buahan juga dan kita kasih ilmunya untuk mereka lebih produktifitas,” tambahnya.

Perlu diketahui, DKP3 Tangsel mempunyai beberapa komunitas dalam kelompok tani dan juga melibatkan beberapa organisasi pemuda untuk para remaja.

“Kita dari pertanian terbagi dari beberapa komunitas. Ada komunitas untuk ibu-ibu dalam KWT, wanita-wanita remaja ada namanya taruna tani yang melibatkan dari beberapa organisasi pemuda,” ungkapnya.

Menurutnya, sekarang KWT yang ada di Tangsel udah bergerak menanam dengan lahan yang terbatas, tetapi sifatnya hanya menanam dengan komunitas yang tidak berfikir ekonomi yang lebih tinggi.

Baca Juga : Putra Tangsel Pemain Timnas Indonesia Jadi Pahlawan di Final AFF U-16, Ini Dia Orangnya

“Suatu saat kita melakukan kegiatan pertanian kita urus jelas dulu siapa pembelinya dan maunya apa kita tanyakan ke pembelinya supaya nanti jelas pada saat panennya. Sehingga kita bergerak petani modern dengan alat pertaniannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya memberikan pelatihan dan nanti kalau ada kebutuhan peralatan dan sarana akan dibantu. Ia mengatakan caranya bisa lewat APBD, bisa lewat CSR.

“Saya menyarankan kepada kelompok tani pada saat perencanaan awal melibatkan saat perencanaan suatu kebutuhan. Kami pun dari OPD punya 1 dinas untuk bisa memperkuat program para kelompokk tani, usulan mereka bisa dimasukan ke APD juga bisa kita gandeng Provinsi Banten dan mana yang bisa diarahkan ke pihak CSR,” imbuhnya.

Yepi berharap dengan adanya kegiatan para kelompok tani bisa lebih produktif dan bisa menerapkan yang sudah diberikan dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh DKP3 Tangsel.

Baca Juga : HUT RI Ke-77, Dinsos Tangsel Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan

“Setelah adanya kegiatan ini saya berharap untuk peserta ini menerapkan apa yang sudah diberikan dalam pelatihan ini, dan akan kita pantau perkembangan mereka dan juga kita monitoring, karena mereka perlu didampingi,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi lainnya dari siarnitas.id di Google News

(bam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini