Wacana BBM Naik, PB SEMMI Bakal Demo Besar-Besaran

0
Pb semmi
Foto (siarnitas.id) Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra pada saat diwawancara

siarnitas.id – Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia mewacanakan akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Hal itu mendapat penolakan dari organisasi mahasiswa.

Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra mengatakan akan turun ke jalan jika pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM subsidi.

“Saya pastikan PB SEMMI akan berdiri bersama rakyat dan memimpin demonstrasi dengan skala nasional jika harga BBM naik,” kata Bintang pada saat diwawancara di Jakarta, Selasa (16/8).

Baca Juga : Semmi Tangsel Audiensi Dengan Wakil Ketua DPRD, Mustopa: Siap Jadi Pembina

Bintang mengungkapkan masyarakat belum sepenuhnya menikmati hasil dari percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19.

Selain itu, dirinya menilai kenaikan harga minyak dunia tidak bisa serta merta jadi alasan pemerintah menaikkan harga BBM atau mencabut siubsidi BBM.

“Menaikkan BBM disaat rakyat belum merasakan dampak pemulihan ekonomi hanya akan mengganggu proses percepatan pemulihan ekonomi pasca Pandemi yang sedang dilakukan pemerintah dan itu berarti pemerintah sedang menggali kubur untuk rakyat,” imbuhnya.

Karena itu, Bintang meminta pemerintah memikirkan cara lain untuk menjaga anggaran negara tetap terjaga.

Baca Juga : Ilham Arifin Terpilih Sebagai Ketua SEMMI Tangsel Periode 2022-2023

Ia juga meminta DPR RI untuk menolak jika pemerintah mengajukan usulan kenaikan harga BBM atau usulan mencabut subsidi BBM.

“Sebagai wakil rakyat, DPR RI harus menolak usulan pemerintah menaikkan harga BBM, buktikan bahwa DPR RI adalah rumah rakyat dan wakil rakyat. Pemerintah pasti punya cara lain untuk mengatasi anggaran negara yang semakin tipis karena subsidi BBM, jangan bebani rakyat yang sudah berat menjalani hidup,” tegas Bintang.

Ia juga menyindir Pertamina dan mafia migas yang diyakini masih menguasai tata niaga minyak dan gas di Indonesia.

“Pertamina banyak membeli minyak dari luar tapi anehnya Pertalite langka di pasar. Bahkan, disebutkan stock Pertalite semakin menipis,” ungkapnya.

Baca Juga : Kelurahan Setu Tangsel Gelar Setu Festival Tahun 2022

Ia mempertegas dan pertanyakan selama ini pemerintah dalam kinerjanya. Sebab, hal seperti ini pemerintah tidak bisa mencari solusi atas hal tersebut.

“Lantas apa kerja Dirut Pertamina?,” pungkasnya. (bam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini