Beranda Yudikatif Tidak Sah! Pegi Setiawan Alias Perong Dibebaskan Dalam Kasus Vina Cirebon

Tidak Sah! Pegi Setiawan Alias Perong Dibebaskan Dalam Kasus Vina Cirebon

34
0
Pegi Setiawan
Foto: Saat Pegi Setiawan ditangkap oleh Polda Jabar.

siarnitas.id – Gugatan Pegi Setiawan tersangka dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon dinyatakan tidak sah oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

Dalam pembacaan putusannya, Hakim PN Bandung, Eman Sulaeman telah mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon.

“Menetapkan penetapan tersangka kepada pemohon atas nama Pegi Setiawan beserta surat lainnya dinyatakan tidak sah dan batal secara hukum,” katanya di PN Bandung, Senin (8/7/2024).

Dari hasil putusan tersebut, Hakim PN Bandung meminta Polda Jabar untuk membebaskan Pegi Setiawan dari tahanan. Hakim juga meminta Polda Jabar untuk mengembalikan harkat dan martabat Pegi.

“Menyatakan tindakan termohon menetapkan pemohon sebagai tersangka adalah tidak sah dan berdasarkan asaz hukum. Menetapkan surat penetapan tersangka batal demi hukum,” ucap Eman.

Selain itu, Hakim juga meminta agar proses penyidikan terhadap Pegi Setiawan untuk dihentikan.

“Memerintahkan kepada termohon untuk menghentikan penyidikan kepada pemohon. Memerintahkan kepada termohon untuk membebaskan pemohon dari tahanan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, dua remaja yang berusia 16 tahun bernama Vina dan Eky ditemukan tewas dalam peristiwa pembunuhan di salah satu jalan layang di Cirebon pada 27 Agustus 2016 silam.

Lalu, polisi menetapkan 11 orang tersangka yang disebut sebagai anggota geng motor yang diduga terlibat dalam pembunuhan dua remaja tersebut.

Lebih lanjut, polisi telah memvonis delapan orang tersangka dengan tiga orang yang dinyatakan buron oleh polisi yang bernama Pegi alias Perong, Andi, dan Dani.

Namun, polisi telah menangkap Pegi alias Perong pada 21 Mei 2024 di Bandung, polisi mengklaim bahwa Pegi merupakan sosok yang telah menjadi buronan selama delapan tahun.

Akan tetapi, Pegi secara mengejutkan membantah itu dengan berteriak di hadapan wartawan.

“Saya tidak pernah melakukan pembunuhan itu. Ini fitnah. Saya rela mati,” kata Pegi dalam konferensi pers pada Minggu (26/05/2024).

Pengakuan Pegi itu kemudian memicu keraguan terhadap penyelidikan polisi dalam kasus ini.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini