Siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 berjalan dengan skema yang lebih terstruktur dan transparan.
Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, menyebut proses pra-pendaftaran akan dimulai pada 6 Juni hingga 6 Juli 2026 dengan fokus utama pada keterbukaan sistem dan pemerataan akses pendidikan.
Pilar menegaskan, seluruh tahapan SPMB sudah dipersiapkan agar proses penerimaan siswa baru berjalan lancar tanpa menimbulkan polemik seperti tahun-tahun sebelumnya.
“SPMB insya Allah mulai tahapan tanggal 6 Juni sampai 6 Juli. Ini pra-pendaftaran, nanti orang tua siswa memasukkan berkas. Saya minta prosesnya transparan,” kata Pilar di SD Negeri Babakan 1 Tangsel, pada Kamis (4/6/2026).
Dalam pelaksanaan SPMB tahun ini, Pemkot Tangsel menyiapkan hampir 10 ribu kursi untuk SMP Negeri yang tersebar di seluruh wilayah.
Selain itu, pemerintah juga kembali mengalokasikan 5 ribu beasiswa sekolah swasta gratis melalui kerja sama dengan hampir 100 SMP swasta di Kota Tangsel.
“Kuota SMP Negeri hampir 10 ribu siswa. Ditambah 5 ribu beasiswa swasta gratis melalui kerja sama dengan hampir 100 sekolah,” jelasnya.
Menurut Pilar, langkah tersebut dilakukan karena jumlah lulusan SD di Tangsel setiap tahun mencapai sekitar 25 ribu siswa. Dari jumlah tersebut, rata-rata peminat SMP Negeri berada di kisaran 12 ribu hingga 15 ribu siswa.
“Setiap tahun yang minat sekolah negeri sekitar 12 sampai 15 ribu siswa. Maka 10 ribu kita tampung di SMP Negeri, sisanya kita arahkan ke program beasiswa swasta agar sama-sama gratis,” katanya.
Untuk memperluas kapasitas pendidikan, Pemkot Tangsel juga terus membangun sekolah baru dan meningkatkan fasilitas sekolah yang sudah ada.
Program pembangunan SMP Negeri baru menjadi bagian dari target pembangunan jangka menengah daerah.
“Dalam lima tahun ada target pembangunan tujuh SMP Negeri baru. Tahun ini sudah ada dua yang dibangun dan sisanya bertahap sampai 2029 atau 2030,” ungkap Pilar.
Ia berharap kombinasi antara penambahan kapasitas SMP Negeri dan program beasiswa sekolah swasta dapat memastikan seluruh siswa di Tangsel tetap memperoleh akses pendidikan tanpa terkendala keterbatasan kuota.
“Mudah-mudahan tidak ada isu dan tidak ada kendala. Semua siswa yang ingin sekolah tetap bisa tertampung, baik di SMP Negeri maupun program beasiswa swasta,” tandasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News


