Rekam Jejak Musik dan Band Lokal di Majalengka

Siarnitas.id – Lazim kita ketahui di Dunia Musik bahwa suatu tren menjadi pemantik awal untuk bergelut dalam dunia musik. Khususnya di Kabupaten Majalengka dunia musik sangat beragam dan telah mampu menghasilkan beberapa band lokal hingga saat ini.

Seperti yang diceritakan oleh mantan Rapper dari band lokal asal Majalengka bernama Trombosist Rizky Yohana mengatakan, bahwa di era 20′ an di Kabupaten Majalengka dunia musik kala itu menampakan wajahnya dengan genre Alternatif Pop oleh band dengan nama Shakti.

“Band itu kalau tidak salah muncul ke permukaan sekitar tahun 2002 dengan beraliran Alternatif Pop sukses mengantongi penggemar dan kerap menjadi juara pada ajang festival musik,” kata Rizky Yohana, Sabtu (1/5/2021).

Menurutnya, ada ciri khas tersendiri saat band ini tampil di khalayak publik kala festival ataupun perlombaan, ” Band Shakti saat sedang tampil selalu mengaransemen genrenya dengan koplo, dan tahun 2008 kami (Trombosist) sempat featuring dengan mereka bareng,” sela Rizky Yohana.

Dia pun tak menampik bahwa ‘Trombosist’ bandnya saat itu terinspirasi dari album saint Loco tentang lagu perdamaian, ” ya waktu itu sih Trombosist terinspirasi nya pas udah ada album baru saint Loco, terus ngajakin teman tongkrongan buat bentuk band,” tuturnya.

Kemudian lanjut dia, selain band Trombosist yang muncul ke permukaan dengan gaya musik bergenre HIV Metal, setidaknya ada 12 Band Lokal yang juga menyemarakkan dunia musik di era tahun 20’an.

“Redwine Cooler 2007 – sekarang regeea, Brother lamb 2007 – Sekarang pop punk, Wafer 2007 pop, B.A.B + 2007 rock and roll, Pasir Berbisik 2007 IMO, Seven style 2007 – 2008, Sparkle majalengka, Bedul Head pop punk, Substreet 2017 (regeea), TidakBand 2015 (Melodic Hardcore/Modern Hardcore ), Dreamloud 2013 ( metal)

Shoetown Band 2019 (Home Band), dan banyak lagi cuma lupa,” ucapnya. (Fik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here