Oleh : Aditya Bayu Wardana (Ketua umum HMI Komisariat Pamulang 2016 – 2018)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) didirikan pada 5 Februari 1947. Dan diprakarsai oleh Lafran Pane dan kawan-kawannya. Saat itu dua tahun pasca Indonesia memproklamasikan kemerdekaan 1945 dan masih mempertahankan kemerdekaan dari gangguan negara Belanda dan sekutunya. Semangat Lafran Pane beserta kawan kawan seperjuangannya untuk mendirikan HMI dan menjunjung tinggi martabat agama Islam pada kaum mahasiswa dan menjaga kedaulatan Indonesia.

Saat ini, tepat ditanggal 5 Februari 2021 organisasi HMI memasuki usia yang ke-74 tahun, yang telah banyak berbuat berkontribusi demi Islam dan banyak kontribusi aktif untuk Indonesia dari awal berdirinya hingga sekarang.

Sejarah berdirinya HMI hingga kini, sebuah fakta bahwa HMI bisa menghadapi tantangan zaman di setiap era Presiden Indonesia dengan segala dinamikanya. Mulai dari Soekarno dan saat ini Joko Widodo.

Independensi HMI sejak dahulu berdiri membuat dapat bertahan hingga era sekarang , karena mampu menjaga komitmen keislaman dan kebangsaan tetap menggelora di dalam sanubari seluruh kader HMI se-nusantara dan alumni HMI. Dan mengutip pidato Jenderal Besar TNI Soedirman pernah berpidato: HMI bukan saja Himpunan Mahasiswa Islam, tetapi HMI juga Harapan Masyarakat Indonesia.

usia HMI yang ke-74 tahun tidaklah muda lagi , seyogyanya HMI harus mampu merapikan lagi organisasinya dan memperkuat kaderisasi tingkat, cabang hingga komisariat, mengurangi konflik internal di tubuh HMI (berebut jabatan kepengurusan), mempertajam daya analisa kritisnya, menghidupkan kajian kajian rutinnya dan terjun aktif bersosial memperjuangkan dan membantu rakyat Indonesia sebagai insan pengabdi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini