Kongres HMI XXXI yang diselenggarakan pada 17-25 Maret 2021 di Surabaya telah melahirkan kepemimpinan baru yaitu Raihan Ariatama, namun diwaktu bersamaan Pengurus Besar yang dipimpin PJ Abdul Muis telah meneyelenggarakan Pleno III pada 16-19 Maret 2021 di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara dan akan menggelar kongres HMI XXXI pada bulan Juni mendatang.

Kongres HMI XXXI di Surabaya mendapat soratan dari HMI Cabang Kuningan melalui Ketua Umum Gozin Muslim.

“Harapan HMI Cabang Kuningan adanya Kongres HMI XXXI di Surabaya itu menjadi ajang silaturahmi seluluh kader HMI dari sabang sampai meraoke termasuk dari luar negeri dan yang tak kalah penting untuk menyatukan dualisme kepemimpinan di tubuh PB HMI” Ujar Gozin.

Lanjutnya, “Meskipun kongres telah selesai, namun dualisme kepemimpinan masih terjadi dan tentunya harapan kita bersama di cabang-cabang dan badko HMI yang mengalami dualisme itu bisa diselesaikan pada kenyataannya jauh dari harapan.

Realitasnya masih terjadi dualisme kepemimpinan dari mulai Pengurus Besar sampai dengan Pengurus Cabang. Meski kongres telah selesai namun tidak menghasilkan solusi”.

Gozin juga menyentil mengenai putusan Majelis Pengewas dan Konsultasi Pengurus Besar (MPK PB) HMI dalam menyelesaikan konflik konstitusional.

“MPK ini salah satu tugas dan wewenangnya adalah menyelesaikan perkara konstitusinal yang berpedoman pada AD/ART, bukan berpedoman pada pesanan Kandidat Ketum PB. Kalau berpedoman pada AD/ART jelas dalam putusannya akan didasarkan pada AD/ ART yang berlaku di HMI dan menghasilkan putusan-putusan yang berdasar dan bijak”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini