Beranda Eksekutif Hardiknas 2024, Dikbud Tangsel Gelar Pentas Seni dan Pameran

Hardiknas 2024, Dikbud Tangsel Gelar Pentas Seni dan Pameran

111
0
Hardiknas 2024
Foto: Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni.

siarnitas.id – Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar pentas seni budaya dan pameran budaya di SMP 11 Kota Tangsel pada Kamis (2/5/2024).

Acara Hardiknas 2024 tersebut berlangsung meriah dengan adanya pentas seni dari berbagai perwakilan SMP se-Kecamatan di Tangsel dan juga adanya pameran dari SD dan SMP se-Kecamatan.

Kepala Dikbud Tangsel, Deden Deni mengatakan, memperingati Hardiknas yang bertemakan Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar berlangsung meriah.

Menurutnya, dengan diadakannya acara tersebut untuk meningkatkan dan mengevaluasi kualitas pendidikan di Tangsel.

“Kami juga mengevaluasi kualitas pendidikan di Tangsel sesuai dengan target RPJMD pak Walikota,” kata Deden kepada wartawan di lokasi.

Acara tersebut, dikatakan Deden, merupakan momentum dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel serta memperkenalkan budaya-budaya di Indonesia.

Baca Juga : Sosialisasi Tahapan Calon Walikota Perseorangan Pilkada Tangsel 2024, KPU: Dimulai Tanggal 5 Mei

“Mudah-mudahan ini jadi momentum bagi kami sama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel menuju Tangsel yang Cerdas, Modern dan Religius,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Deden, dalam pameran yang dilakukan oleh SD dan SMP se-Kecamatan di Tangsel, itu merupakan hasil kerajinan dan produksi dari siswa-siswi SD dan SMP.

“Kita tampilkan beberapa pameran ini produksi dari teman-teman di siswa-siswi perwakilan SD dan SMP se-Kecamatan, jadi sesuai dengan hari ini kegiatan nya untuk siswa-siswi SD dan SMP se-Kecamatan,” tuturnya.

Tak hanya itu, dirinya memakai baju adat untuk melestarikan budaya nasional dan memperkenal budaya Indonesia.

“Kita apel memakai pakaian adat sebagian melestarikan budaya nasional karena mungkin barangkali hari ini dengan tantangan yang luar biasa dengan semua orang bisa mengakses tanpa terkecuali tidak dibatasi oleh ruang dan waktu,” ungkapnya.

“Ini bagian dari memfilter memproteksi supaya anak-anak tidak lupa akan budaya nya tapi diajak untuk mencintai dan mempunyai kewajiban untuk melestarikan budaya nasional,” tandasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini