Siarnitas.id – Posyandu Sereh Wangi di Benda Baru, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak sebagai langkah cepat merespons peningkatan kasus campak di wilayah tersebut.

Ketua Posyandu Sereh Wangi, Titi Sumiati, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan layanan rutin posyandu, seperti penimbangan dan pemantauan tumbuh kembang balita.

“Kegiatan posyandu ini selain penimbangan, kebetulan juga berbarengan dengan pelaksanaan ORI yaitu respon imunisasi terhadap peningkatan kasus campak di Tangsel,” katanya kepada redaksi siarnitas.id, pada Kamis (9/4/2026).

Ia menyebut, sasaran imunisasi ORI campak adalah anak usia 9 bulan hingga 59 bulan. Orang tua yang memiliki bayi dan balita di rentang usia tersebut diimbau untuk datang ke posyandu.

“Kita sasarannya itu dari anak usia 9 bulan sampai dengan 59 bulan kemudian kita mengajak warga yang mempunyai bayi balita yang usia 9 bulan sampai 59 bulan untuk datang ke posyandu untuk mengikuti kegiatan imunisasi campak ini untuk mencegah penyakit campak,” jelasnya.

BACA JUGA :  Cekcok Dengan Kekasih, Pria Tewas Gantung Diri

Menariknya, imunisasi ini tetap diberikan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya.

“Ya suntikan imunisasi campak secara serentak walaupun mereka sudah ada imunisasi sebelumnya jadi tidak memandang status imunisasi sebelumnya,” tegasnya.

Dalam pelaksanaannya, layanan posyandu dilakukan secara berurutan, mulai dari pendaftaran hingga pelayanan imunisasi oleh tenaga kesehatan.

“Pertama karena kita bersamaan dengan kegiatan posyandu jadi pertama pendaftaran, kemudian penimbangan berat badan, pengukuran tinggi atau panjang badan, pencatatan, kemudian ke bagian pelayanan kesehatan nanti diberikan oleh bidan untuk imunisasi campaknya, tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,” paparnya.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini didukung oleh sekitar 4 hingga 5 bidan yang bertugas memberikan pelayanan imunisasi kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Tintahijau.com, ACT dan ODOJ Santuni Puluhan Anak Yatim

Respons Warga Positif

Kegiatan imunisasi ORI campak ini mendapat respons positif dari warga sekitar. Salah satunya disampaikan oleh Yuli Setiawati yang menilai pemerintah bergerak cepat dalam menangani potensi wabah penyakit menular.

“Saya merespon positif ya. Jadi pemerintah itu sepertinya langsung bergerak cepat gitu ya kalau ada kejadian luar biasa penyakit menular tertentu,” katanya.

Menurutnya, program ini perlu terus digencarkan untuk memutus rantai penyebaran penyakit, khususnya campak.

“Sebaiknya digencarkan terus ya supaya memutus penyebaran penyakit menular ini, penyakit menular tertentu terutama campak ya,” ujarnya.

Ia pun berharap seluruh anak di Indonesia bisa terbebas dari campak.

“Semoga semua anak anak di Indonesia terbebas dari campak dan kita bisa mewujudkan Indonesia emas di 2045 ya,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Arin, warga RT 8 RW 12, yang datang untuk memberikan imunisasi kepada anaknya.

BACA JUGA :  Musrenbang RKPD 2027 Tangsel, Benyamin Ingatkan Dinas Tak Boleh ‘Main Program’ di Luar APBD

“Iya mau vaksin kan katanya ada vaksin terbaru dari ORI campak ya, soalnya kan lagi banyak yang pada sakit campak jadi aku datang buat anak gitu biar dia dapat vaksinnya,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi pelayanan yang dinilai cepat dan komunikatif.

“Bagus sih pelayanannya cepat, rapi juga terus komunikatif juga ngejelasin kenapa harus ada vaksin ini,” katanya.

Arin berharap semakin banyak orang tua yang sadar akan pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak.

“Harapannya sih biar ke depannya banyak anak anak dan ibu ibu yang mau untuk nge vaksin anaknya. Soalnya kan penting ya buat kesehatan terus juga mempermudah supaya kita enggak harus ke puskesmas,” tandasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News