Beranda Eksekutif Dishub Kabupaten Tangerang Uji Coba ATCS di Pasar Kemis

Dishub Kabupaten Tangerang Uji Coba ATCS di Pasar Kemis

308
0
Dishub Kabupaten Tangerang
Foto: CCTV di area Kabupaten Tangerang

siarnitas.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang uji coba memasang Area Traffic Control System (ATCS) di Simpang Empat, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, guna meminimalisir kemacetan diwilayah tersebut.

Kepala Dishub Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengatakan, pihaknya melakukan uji coba untuk alat pengendali isyarat lalu lintas.

Baca Juga : PT IKPP Bersama Dishub Tangsel Sosialisasi Keselamatan dan Keamanan Angkutan Umum 

“Kami akan melakukan uji coba pengoperasian alat pengendali isyarat lalu lintas (apill) berbasis ATCS di simpang 4 Pasar Kemis, pada 13-20 Februari 2023 mendatang,” kata Agus kepada wartawan.

Pengoperasian ATCS, lanjut Agus, ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di area tersebut. Selain itu, pemilihan lokasi simpang 4 Pasar Kemis bukan tanpa alasan. Pasalnya, Kecamatan Pasar Kemis merupakan wilayah yang luas dengan jumlah penduduk tinggi.

“Ditambah, volume kendaraan yang ada di lokasi tersebut tidak seimbang dengan kondisi eksisting jalan,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, kemacetan di lokasi tersebut tidak hanya terjadi pada jam kerja, tapi terjadi juga di akhir pekan. Karena itu, titik simpang 4 Pasar Kemis menjadi perhatian Dishub Kabupaten Tangerang.

Baca Juga : Urai Kemacetan, Dishub Tangsel Akan Lakukan One Way di Viktor

Agus menyebut pemasangan apill berbasis ATCS dilakukan guna mewujudkan program unggulan yang dicanangkan oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, yakni Pengendalian Kemacetan Lalu Lintas (Pekat Lantas).

“Dalam pengoperasian ATCS ini menggunakan beberapa kamera CCTV. Kamera ini nantinya akan terkoneksi langsung dengan control room yang ada di kantor Dishub. Semoga dengan adanya hal tersebut, lalu lintas akan lebih lancar,” pungkas Agus.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini