siarnitas.id – Harapan warga terdampak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang akhirnya menemukan titik terang. Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel resmi menambah dan memperpanjang bantuan kemanusiaan bagi 50 kepala keluarga (KK) yang terdampak langsung, menyusul dialog emosional antara Walikota dan warga melalui sambungan video call.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Walikota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, usai mendengar keluhan warga yang selama ini bergelut dengan keterbatasan air bersih dan kebutuhan pangan.

“Kami mendengar aspirasi warga. Oleh karena itu, bantuan kemanusiaan ini resmi kami perpanjang untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi,” ujar Benyamin, dikutip Senin (12/1/2026).

BACA JUGA :  Benyamin Ajak Masyarakat Ikut Tangsel Marathon 2023, Begini Cara Daftarnya

Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang tinggal di zona terdampak langsung TPA Cipeucang. Berdasarkan data teknis Pemkot Tangsel, bantuan difokuskan kepada 50 KK yang selama ini paling merasakan dampak lingkungan.

Tak main-main, jumlah bantuan air bersih ditingkatkan dua kali lipat. Jika sebelumnya warga hanya menerima dua galon air mineral per KK setiap pekan, kini mulai pekan kedua dan seterusnya selama satu bulan, setiap KK akan menerima empat galon air mineral per minggu.

Tak hanya air bersih, pemerintah juga memastikan ketahanan pangan warga tetap terjaga. Bantuan beras seberat 5 kilogram akan disalurkan secara rutin kepada setiap kepala keluarga.

“Saya lanjutkan programnya, ya. Tadi saya sudah minta ke Baznas dan Pak Asep untuk terus koordinasi membantu masyarakat di sana,” ungkap Benyamin.

BACA JUGA :  Kampanye di Ciputat, Benyamin Davnie Ingatkan Beda Pilihan Jangan Bertengkar

Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel bergerak cepat dengan menggandeng PMI Kota Tangerang Selatan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangsel yang juga Wakil Ketua PMI Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan adalah bukti nyata komitmen terhadap warga.

“Pak Wali ingin memastikan langsung kebutuhan warga terpenuhi. Beliau mendengar, dan kami mengeksekusinya di lapangan,” kata Asep.

Tak berhenti pada bantuan logistik, PMI juga mengerahkan layanan kesehatan keliling. Puluhan keluarga mendapat pemeriksaan kesehatan secara jemput bola guna mengantisipasi potensi gangguan kesehatan akibat kondisi lingkungan sekitar TPA.

Rasa syukur pun datang dari warga. Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Serpong, Siti Murni, yang mewakili warga saat berdialog dengan Wali Kota, mengaku lega setelah bantuan tambahan dipastikan.

BACA JUGA :  Pendataan Coklit Pilkada 2024, di Rumah Walikota Tangsel Ada Lima Suara

“Kami sangat bersyukur permohonan kami untuk tambahan air bersih dan beras langsung dikabulkan oleh Pak Wali,” ungkapnya.

Langkah cepat Pemkot Tangsel ini menjadi bukti bahwa suara warga terdampak TPA Cipeucang akhirnya benar-benar didengar. Jika ingin versi lebih sensasional, lebih pendek, atau khusus untuk portal online/media sosial, saya bisa sesuaikan lagi.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News