Beranda Ragam Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Didenda Rp 250 Juta dan Diusir Dari Malang

Tragedi Kanjuruhan, Arema FC Didenda Rp 250 Juta dan Diusir Dari Malang

295
0
Arema FC
Arema FC

siarnitas.id – Arema FC diusir dari Malang dan didenda senilai Rp 250 juta oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI buntut dari tragedi Kanjuruhan. Keputusan ini diumumkan PSSI melalui Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing, dalam konferensi pers pada Selasa (4/10).

”Keputusannya adalah dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebagai tuan rumah. Dan harus dilaksanakan di tempat yang jauh dari homebase di Malang, jaraknya lebih-kurang 250 kilometer dari lokasi,” kata Erwin.

Baca Juga : PSSI Resmi Hentikan Liga 1: Hingga Waktu Yang Tidak Ditentukan

Lebih lanjut, kata Erwin, klub ‘Singo Edan’ juga dikenakan sanksi denda Rp 250 juta. Lalu, pengulangan terhadap pelanggaran di atas akan berakibat hukuman yang lebih berat. Ini adalah hasil sidang terhadap klub dan badan pelaksanaanya.

Selain itu, Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman larangan seumur hidup beraktivitas di lingkup sepak bola Indonesia kepada Ketua Panpel, Abdul Harris. Ia dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

”Sedangkan untuk Panitia Pelaksana, yaitu Ketua Pelaksana, Abdul Harris. Dia bertanggung jawab terhadap kelancaran event besar. Dia harus jeli, dia harus cermat melihat kemungkinan yang terjadi. Kami melihat Ketua Pelaksana tidak melaksanakan dengan baik dan tidak siap, gagal mengantisipasi kerumunan orang datang,” ujar Erwin.

Menurut Erwin, ada hal-hal yang harus disiapkan. Pintu-pintu yang seharusnya terbuka, tapi tertutup. Kekurangan ini menjadi perhatian dan penilaiannya, ada hal-hal yang kurang baik dan kemungkinan penerangan juga.

”Kepada saudara Ketua Panpel Abdul Harris, dia tidak boleh beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup. Itu keputusan untuk saudara Abdul Harris,” tegasnya.

Baca Juga : Gubernur Jatim Pastikan Jawa Timur Gelar Porwanas XIII 2022

Adapun, tragedi Kanjuruhan terjadi usai Arema FC kalah dari Persebaya Surabaya pada 1 Oktober lalu. Kerusuhan ini dilaporkan sudah memakan ratusan korban jiwa.

Baca berita dan informasi lainnya dari siarnitas.id di Google News

(bam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini