siarnitas.id – Transformasi digital transportasi publik kembali dipercepat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi menghadirkan Layar Interaktif di tujuh stasiun LRT Jabodebek.

Inovasi ini menjadi langkah konkret menghadirkan layanan informasi, survei kepuasan, hingga pengaduan pelanggan secara digital dan real-time.

Kehadiran Layar Interaktif bukan sekadar pelengkap fasilitas. Sistem ini dirancang untuk memperkuat pengalaman pelanggan sekaligus meningkatkan kualitas operasional berbasis data.

Terdapat tiga fitur utama yang dapat langsung digunakan penumpang. Pertama, survei kepuasan pelanggan dengan metode rating bintang dan emotikon yang memungkinkan pengguna memberikan penilaian secara cepat dan praktis.

Kedua, peta interaktif yang membantu pelanggan menemukan fasilitas stasiun serta rute perjalanan secara detail. Ketiga, layanan pengaduan digital yang terintegrasi real-time sehingga setiap laporan langsung tercatat dalam sistem.

BACA JUGA :  Tiket Kereta Lebaran 2023 Sudah Bisa Dipesan 26 Februari, Ini Ketentuan dan Jadwalnya

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan berbasis teknologi yang berfokus pada kebutuhan pelanggan.

“Transformasi digital bukan sekadar menghadirkan perangkat, tetapi membangun sistem yang terintegrasi dan berbasis data. Dengan Layar Interaktif, KAI dapat memantau penilaian layanan secara langsung, menerima aduan secara real-time, serta memastikan tindak lanjut yang lebih terstruktur. Ini bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, transparan, dan responsif,” katanya, Kamis (26/2/2026).

Digitalisasi layanan menjadi strategi penting dalam meningkatkan standar operasional sekaligus membangun sistem transportasi publik yang adaptif di kawasan urban.

Tak hanya menampilkan denah fasilitas di dalam stasiun, layar ini juga menyediakan peta area luar stasiun, termasuk akses jalan dan konektivitas dengan moda transportasi lain. Penumpang kini dapat memperoleh informasi perjalanan secara lebih komprehensif hanya melalui satu layar.

BACA JUGA :  TransJakarta, MRT, LRT, dan KRL Tambah Jam Operasional Malam Tahun Baru 2026, Simak Jadwal Lengkapnya!

Pada fitur pengaduan, setiap laporan yang masuk akan otomatis tercatat dalam sistem. Pengguna akan menerima nomor laporan sebagai referensi untuk memantau proses tindak lanjut, memastikan transparansi dan akuntabilitas layanan.

Untuk mendukung implementasi optimal, petugas frontliner telah mendapatkan pelatihan khusus. Mereka dibekali kemampuan untuk mengedukasi pengguna serta mempercepat adaptasi masyarakat terhadap layanan berbasis digital.

Langkah ini semakin menegaskan komitmen KAI dalam memperkuat tata kelola perusahaan berbasis teknologi dan data. Modernisasi layanan LRT Jabodebek diharapkan mampu menghadirkan transportasi publik yang efisien, responsif, dan sesuai kebutuhan masyarakat perkotaan.

“Ke depan, integrasi data layanan akan terus dikembangkan guna mendukung sistem transportasi publik yang semakin efisien dan berbasis teknologi,” tutup Radhitya.

BACA JUGA :  Sidang Pleno Kedua Penentuan UMK Tangsel 2024, Buruh vs Pengusaha Masih Alot

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News