siarnitas.id – Penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah tahun ini berpotensi mencatat sejarah baru. Masjid Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut berpeluang menjadi salah satu titik rukyatul hilal dalam Sidang Isbat yang digelar Kementerian Agama.

Direktur Urusan Agama Islam Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan pihaknya akan mengirimkan para ahli ke lokasi-lokasi strategis yang dinilai memiliki peluang terbaik untuk melihat hilal secara jelas.

“Kalau memungkinkan, tahun ini kita menjadikan masjid IKN yang telah diresmikan beberapa waktu lalu sebagai tempat pelaksanaan rukyatul hilal,” kata Arsyad, dikutip pada Jumat (30/1/2026).

Masjid IKN sendiri telah diresmikan dan mulai difungsikan. Bahkan, shalat Subuh perdana di Masjid IKN telah dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) dan diimami langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

BACA JUGA :  Pemerintah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2025 Diliburkan, Ini Jadwalnya

Arsad menegaskan, Kemenag tidak main-main dalam proses rukyat. Sejumlah ahli akan diterjunkan ke titik-titik potensial demi memastikan proses pengamatan berjalan optimal dan akurat.

“Kemenag akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyat yang potensial melihat hilal jelas. Termasuk di lokasi atau tempat observasi bulan,” ucapnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Kemenag untuk memperkuat transparansi dan akurasi dalam penentuan awal Ramadhan, sekaligus menjadikan IKN sebagai simbol baru pusat aktivitas nasional, termasuk dalam kehidupan keagamaan.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News