siarnitas.id – Malam Nisfu Syaban menjadi salah satu momen spiritual paling dinanti umat Islam. Peristiwa ini menandai pertengahan bulan Syaban, bulan kedelapan dalam kalender Hijriah yang hadir tepat sebelum Ramadan.

Karena posisinya yang krusial, Nisfu Syaban kerap dimaknai sebagai gerbang awal persiapan rohani. Umat Islam memanfaatkannya untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, serta membersihkan hati sebelum memasuki bulan suci.

Pemahaman jadwal Nisfu Syaban sangat penting agar umat Islam tidak melewatkan malam penuh keberkahan ini. Lalu, kapan malam Nisfu Syaban 2026 diperingati? Berikut jadwal resmi, keutamaan, serta amalan yang dianjurkan.

Apa Itu Nisfu Syaban dan Maknanya

Nisfu Syaban adalah istilah untuk tanggal 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Pada 2026, Nisfu Syaban bertepatan dengan 15 Syaban 1447 Hijriah.

Malam pertengahan Syaban dikenal sebagai malam penuh rahmat dan ampunan. Dalam tradisi Islam, malam ini diyakini sebagai waktu di mana Allah Swt melimpahkan pengampunan kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh bertaubat dan memperbanyak ibadah.

BACA JUGA :  Awal Puasa Ramadan 2026 Berpotensi Beda Lagi, Pemerintah, Muhammadiyah, dan NU Punya Hitungan Masing-Masing

Bulan Syaban sendiri memiliki keistimewaan karena berada di antara Rajab dan Ramadan. Karena itu, Nisfu Syaban dipandang sebagai momentum refleksi diri dan penguatan niat sebelum menjalani ibadah puasa.

Kapan Malam Nisfu Syaban 2026?

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang diselaraskan dengan kalender Masehi, Nisfu Syaban 2026 jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.

Sementara itu, malam Nisfu Syaban dimulai sejak waktu Magrib pada Senin, 2 Februari 2026, hingga terbit fajar keesokan harinya.

Penetapan ini mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia sebagai rujukan resmi lembaga keagamaan. Meski demikian, perbedaan kecil tetap dimungkinkan di beberapa wilayah, tergantung hasil pengamatan hilal.

Kesamaan penetapan juga disampaikan organisasi Islam besar di Indonesia. Nahdlatul Ulama (NU) melalui Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan awal Syaban 1447 H pada 20 Januari 2026 dengan metode rukyatul hilal.

Dalam pengumuman resmi PBNU Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 yang dirilis pada 19 Januari 2026, disebutkan bahwa 15 Syaban 1447 H jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026. Artinya, malam Nisfu Syaban dimulai sejak Magrib Senin, 2 Februari 2026.

BACA JUGA :  Optimis! Gerindra Tangsel Targetkan 12 Kursi di Pileg 2024

Sementara itu, Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab dengan acuan Kalender Hijriah Global Tunggal juga menetapkan 1 Syaban 1447 H pada 20 Januari 2026. Dengan demikian, tanggal 15 Syaban bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026, dan malam Nisfu Syaban jatuh pada malam sebelumnya.

Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Melansir laman Baznas, Nisfu Syaban memiliki keutamaan besar dalam Islam. Para ulama menjelaskan bahwa malam pertengahan Syaban merupakan waktu terbukanya pintu ampunan Allah Swt bagi hamba-Nya yang memohon ampun dengan tulus.

Selain sebagai malam rahmat, Nisfu Syaban juga menjadi waktu evaluasi diri. Umat Islam dianjurkan meninjau kembali amalan selama setahun terakhir serta meneguhkan niat untuk memperbaiki diri menjelang Ramadan.

Banyak Muslim meyakini bahwa malam Nisfu Syaban 2026 adalah malam penuh doa, zikir, dan taubat, di mana rahmat Allah Swt tercurah bagi mereka yang menghidupkannya dengan ibadah.

Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Syaban

Untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban, terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan, antara lain:

BACA JUGA :  Jelang Mukota 4 Kadin Tangsel, Ketua Caretaker Sebut Dokumen Peserta Tanpa Stempel Basah Tak Berlaku

1. Memperbanyak zikir dan solawat
Zikir dan solawat kepada Nabi Muhammad SAW menjadi amalan utama sebagai bentuk syukur dan pendekatan diri kepada Allah Swt.

2. Salat sunah dan qiyamul lail
Salat malam dianjurkan sebagai sarana refleksi batin dan penyerahan diri secara tulus.

3. Membaca surah Yasin
Membaca surah Yasin tiga kali menjadi tradisi sebagian umat Islam untuk memohon keberkahan hidup dan ampunan dosa.

4. Puasa sunah Syaban
Puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15 Syaban, termasuk 3 Februari 2026, menjadi amalan yang dianjurkan.

5. Istigfar dan taubat
Memperbanyak istigfar bertujuan membersihkan hati sebagai bekal menyambut Ramadan.

Nisfu Syaban menjadi momentum berharga untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt. Jadwal Nisfu Syaban 2026 yang jatuh pada 3 Februari menjadi pengingat agar malam penuh berkah ini tidak terlewat begitu saja.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News