Beranda Eksekutif Banten Diguncang Gempa 5,2 SR, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Banten Diguncang Gempa 5,2 SR, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

168
0
Banten
Foto: Gempa bumi mengguncang banten

siarnitas.id – Gempa dengan kekuatan 5,2 Skala Richter mengguncang Muarabinuangean, Lebak, Provinsi Banten. Gempa di Banten tersebut dengan kedalaman 10 kilometer sekira pukul 07.35 WIB.

Dari informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) getaran gempa terasa hingga Jakarta dengan Modified Mercalli Intensity (MMI) II.

Baca Juga : Gempa Dahsyat Guncang Turki, Tewaskan 500 Orang Lebih

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

“Gempa yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik,” katanya melalui rilis BMKG, Selasa (7/2/2023).

Daryono menerangkan, dampak dari gempa bumi tersebut dirasakan di daerah Bayah, Banjarsari, dan Tamanjaya denggan skala intensitas III-IV MMI.

Kemudian, lanjutnya, gempa juga dirasakan di daerah Serang, Pandeglang, Panggarangan, Malingping, Ciptagetar, Cikeusik, Labuan, Tangerang, Panimbang, dan Cinangka dengan intensitas III MMI.

“Daerah Tangerang Selatan, Bogor, Sukabumi, Tangerang, Cianjur dan Bandung Barat dengan skala intensitas II-III MMI,” terangnya.

“Daerah Jakarta, Depok, Cibubur dengan skala intensitas II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” tambahnya.

Ditegaskan Daryono, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini ‘Tidak Berpotensi Tsunami’.

“Hingga pukul 08.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan,” ungkapnya.

Baca Juga : IKA Unpam Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Gempa di Cianjur

Daryono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini