Siarnitas.id – Dugaan praktik suap yang menyeret oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menemui titik terang.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang Selatan memastikan akan memanggil pihak Loka Padel untuk dimintai keterangan terkait aliran dana yang diduga diberikan kepada aparat penegak peraturan daerah tersebut.
Langkah ini diambil setelah muncul pengakuan dari pihak Satpol PP mengenai penerimaan uang yang diduga berasal dari pengelola Loka Padel.
Kasubsi II Intelijen Kejari Tangsel, Abiyu Ilham, mengatakan pihaknya telah melakukan klarifikasi langsung dengan Satpol PP Tangsel.
Ia menjelaskan bahwa tim dari Kejari sebelumnya sudah mendatangi kantor Satpol PP Tangsel untuk meminta keterangan.
“Pada Jumat 6 Maret 2026 kami sudah ke kantor Satpol PP dan bertemu dengan Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah (Kabid Gakumda) Satpol PP Tangsel Indra Gunawan bersama Budi,” kata Abiyu saat tim redaksi Siarnitas.id mendatangi kantor Kejari Tangsel, Senin (16/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, pihak Satpol PP disebut memberikan keterangan terkait adanya penerimaan uang.
“Dalam keterangannya, membenarkan menerima dana senilai Rp 10 juta dan katanya sudah dibagi-bagi,” katanya.
Tak hanya itu, Abiyu juga mengungkapkan adanya pengakuan lain dari salah satu pihak Satpol PP terkait pengembalian dana tersebut.
“Pihak Satpol PP si Roni mengakui dana tersebut sudah dikembalikan ke owner Loka Padel bernama Tobing,” ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan tersebut, Kejari Tangsel berencana memanggil pemilik Loka Padel untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut.
“Kami kemungkinan bakal panggil pihak owner Loka Padel dalam waktu dekat, karena sudah ada pengakuan dari pihak Satpol PP,” jelas Abiyu.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah lanjutan masih menunggu arahan pimpinan Kejari Tangsel.
“Kami juga masih menunggu arahan dari pimpinan,” tutupnya.
Kasus dugaan suap ini menjadi perhatian publik karena melibatkan aparat penegak peraturan daerah.
Kejari Tangsel memastikan akan mendalami informasi yang ada guna mengungkap fakta sebenarnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

