Siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) kembali melakukan penyegaran besar dalam struktur birokrasi dengan merombak total jajaran kabinet nya.

Langkah strategis ini dilakukan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah sejumlah pejabat tinggi pimpinan pratama (Eselon IIb), pejabat administrasi, serta pejabat fungsional yang digelar pada Jumat (21/11/2025).

Kebijakan ini disebut sebagai upaya memperkuat percepatan pelaksanaan program kerja tahun 2026.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru, sekaligus menegaskan pentingnya kecepatan beradaptasi, integritas, dan profesionalisme sebagai pilar utama dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Terima kasih. Pertama, segera lakukan adaptasi dan langsung laksanakan apa yang menjadi tugas pada posisi baru. Bukan waktunya berlama-lama melakukan penyesuaian,” katanya dalam sambutannya saat memimpin prosesi pelantikan di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel.

BACA JUGA :  Pertemukan Warga Dengan Mahasiswa Katolik, Walikota Tangsel: Ini Saling Meminta Maaf

Ia menekankan bahwa dinamika kebijakan pemerintahan bergerak kian cepat, sehingga perangkat daerah dituntut untuk menunjukkan responsivitas tinggi dalam menjalankan program prioritas serta memastikan pelayanan publik tetap optimal.

Benyamin mendorong setiap pejabat meningkatkan kompetensi, pemahaman, dan kinerja secara berkelanjutan agar Pemkot Tangsel semakin gesit menghadapi tantangan.

Dalam kesempatan tersebut, Benyamin kembali mengingatkan filosofi “4 H” yang selama ini menjadi prinsipnya tentang jabatan.

Ia menegaskan bahwa jabatan tidak dapat diminta atau ditawar, melainkan merupakan ruang kepercayaan yang dapat diberikan dan ditarik kapan saja sesuai kebutuhan organisasi.

“Jabatan adalah kepercayaan, amanah, dan titipan. Pemberiannya dapat terjadi, dan penarikannya pun dapat terjadi kembali,” tegasnya.

BACA JUGA :  ASN dan Pejabat Daerah di Tangsel, Miskin Etika dan Langgar Aturan

Kepada para pejabat yang mengemban Mutasi dan Promosi Jabatan, Benyamin meminta dedikasi penuh serta pembuktian kualitas kerja melalui disiplin dan hasil yang terukur.

“Saya memerhatikan kinerja Bapak dan Ibu selama ini. Karena itu, bantu saya dengan kemampuan terbaik untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.

Walikota juga mengonfirmasi bahwa pelantikan kali ini merupakan tahap awal dari rangkaian rotasi dan pengisian jabatan yang mencakup posisi strategis di level menengah, termasuk eselon 2B, sebagian eselon 3A, serta eselon 3B.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah posisi, terutama eselon 3B yang belum terisi secara optimal. Hal ini diperparah oleh beberapa pejabat yang memasuki masa pensiun hingga awal Desember, sehingga kebutuhan rotasi menjadi semakin mendesak.

BACA JUGA :  Tangsel Bergerak Lawan Campak Rubela, Ini 5 Langkah Dinkes Tangsel Untuk Lindungi Anak

Untuk menutup kekosongan struktural tersebut, Pemkot Tangsel menyiapkan skema rotasi berjenjang setelah proses open bidding selesai.

Mekanisme tersebut meliputi pengisian posisi eselon 2B oleh pejabat eselon 3A, pengisian posisi eselon 3A oleh pejabat eselon 3B, dan seterusnya.

Reformasi birokrasi yang tengah dikebut ini ditujukan untuk membentuk struktur organisasi yang lebih solid, adaptif, dan siap menghadapi tantangan fiskal tahun 2026.

Pemkot menargetkan seluruh proses Mutasi dan Promosi Jabatan rampung pada akhir tahun agar pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan efektif mulai awal 2026.

“Insya Allah selesai semua. Kami kejar supaya awal 2026 langsung jalan,” tutup Benyamin.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News