Beranda Ragam 7 Perubahan Gaya Hidup Cegah Diabetes, Yuk Hidup Sehat!

7 Perubahan Gaya Hidup Cegah Diabetes, Yuk Hidup Sehat!

143
0
Cegah diabetes
Ilustrasi diabetes

siarnitas.id – Penyakit diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan paling banyak ditemui di Indonesia. Penderita diabetes juga sering menjadi alasan di balik penyakit kronis lain.

Penyakit tersebut bukan hanya orang tua, tetapi diabetes juga dapat menyakiti anak-anak dikarenakan gaya hidup yang tidak sehat dan beberapa faktor lainnya.

Baca Juga : Anak Tidak Bisa Akrab Dengan Teman, Ini Penyebabnya

Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus diabetes pada anak mengalami lonjakan drastis hingga 70 kali lipat pada tahun 2023, jika dibandingkan dari tahun 2010. Prevalensi kasus pada Januari 2023 adalah 2 per 100.000 jiwa.

Maka dari itu, perlu adanya perubahan gaya hidup yang sehat bagi penderita diabetes. Apa saja yang perlu dilakukan? Simak ulasannya berikut ini:

1. Makan makanan sehat 

Makanan sehat sangat penting untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan apa yang dimakan akan memengaruhi gula darah dalam tubuh.

Penderita diabetes disarankan untuk banyak makan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian yang rendah kandungan gula alaminya.

Selain itu, bisa memilih susu tanpa lemak dan daging tanpa lemak. Kontrol dan batasi makanan yang tinggi gula dan lemak.

Perhatikan asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh karena karbohidrat bisa berubah menjadi gula. Ini bahkan lebih penting jika menggunakan insulin atau obat untuk mengontrol gula darah.

2. Latihan dan lakukan aktivitas fisik 

Penderita diabetes, mulai sekarang cobalah untuk melakukan beberapa peregangan latihan otot maupun aktivitas fisik lainnya. Setidaknya lakukan hal tersebut minimal 30 menit setiap harinya.

Melakukan aktivitas fisik dan latihan dapat membantu mengendalikan diabetes dengan menurunkan gula darah. Ini juga menurunkan peluang dari terkena penyakit jantung. Selain itu, hal ini juga membantu untuk menurunkan berat badan ekstra dan mengurangi stres.

3. Lakukan pemeriksaan rutin

Penderita diabetes harus tetap menemui dokter atau melakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengecek gula darah dalam tubuh.

Baca Juga : Film Drama Korea Lebih Menghargai Keluarga, Nomor 4 Sedih Banget

Penderita diabetes dapat meningkatkan peluang terkena penyakit jantung. Jadi, penderita diabetes masih perlu untuk melakukan pengecekan kolesterol, tekanan darah, dan A1c (gula darah rata-rata selama 3 bulan).

Dapatkan pemeriksaan mata lengkap setiap tahun. Kunjungi dokter kaki untuk memeriksa masalah seperti borok kaki dan kerusakan saraf.

4. Mengelola stres 

Stres dapat mempengaruhi kadar gula darah dalam tubuh. Jika stres, kadar gula darah akan naik. Hal itu juga terjadi saat merasa cemas, gula darah akan naik.

Mengelola stres merupakan salah satu cara untuk mencegah kenaikan gula darah dalam tubuh. Ada beberapa cara untuk menghilangkan stres, mulai dari berolahraga, menonton hiburan, melalui pernapasan dalam, yoga, atau hobi yang membuat rileks.

5. Berhenti merokok

Diabetes dapat memicu berbagai penyakit kronis lain. Sehingga penderita lebih mungkin mengalami masalah kesehatan seperti penyakit jantung, penyakit mata, stroke, penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, kerusakan saraf, masalah kaki, dan lainnya.

Jika merokok, peluang untuk terkena berbagai penyakit semakin tinggi. Mulailah untuk hidup sehat dengan tidak merokok.

6. Hindari atau batasi jumlah alkohol 

Mengontrol gula darah lebih mudah dilakukan jika Anda tidak minum terlalu banyak alkohol. Alkohol dapat membuat gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Alkohol dapat menyebabkan gula darah rendah segera setelah meminumnya dan selama 24 jam sesudahnya. Selain itu, alkohol juga dapat memperburuk komplikasi diabetes, seperti kerusakan saraf dan penyakit mata.

Beberapa minuman beralkohol mengandung karbohidrat lebih tinggi, jadi bagi penderita diabetes juga perlu untuk memperhatikannya.

7. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menurunkan berat badan dapat mengurangi risiko diabetes hingga 60 persen setelah kehilangan sekitar 7 persen dari berat badan mereka dengan perubahan olahraga dan diet.

Baca Juga : Optimalisasi Pelayanan Kesehatan, PSC 119 Tangsel Punya Program Laseru

Orang dengan pradiabetes direkomendasikan kehilangan setidaknya 7-10 persen dari berat badan mereka untuk mencegah perkembangan penyakit. Lebih banyak penurunan berat badan akan menghasilkan manfaat yang lebih besar.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini