Siarnitas.id – Taman Margasatwa Ragunan (TMR) diperkirakan akan mengalami puncak kepadatan pengunjung pada 1 Januari 2026, saat libur pergantian tahun. Jumlah pengunjung diprediksi mencapai sekitar 100 ribu orang.
Prediksi ini merujuk pada data kunjungan akhir tahun sebelumnya. Pada 1 Januari 2025, tercatat 119 ribu pengunjung memadati Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan.
“Melihat data tersebut, pada 1 Januari 2026 kami perkirakan jumlah pengunjung masih di kisaran 100 ribu orang,” ujar Kepala Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang, ditulis pada Selasa (30/12/2025).
Peningkatan jumlah pengunjung sudah mulai terasa sejak Hari Raya Natal, 25 Desember 2025, dengan total kunjungan mencapai sekitar 50 ribu orang.
Dalam kondisi padat seperti ini, pengelola kembali mengingatkan para orang tua agar tidak lengah dalam menjaga anak-anaknya, untuk mencegah anak terpisah dari keluarga.
Hal ini relevan karena pada Jumat 26 Desember 2025, tercatat tiga anak terpisah dari orang tuanya dalam rentang waktu sekitar pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.
Anak-anak tersebut kemudian diantar pengunjung lain ke Pusat Informasi TMR karena terlihat sendirian dan menangis.
Petugas TMR dengan sigap menenangkan anak-anak tersebut dan mengajak mereka berkomunikasi untuk menggali informasi mengenai identitas keluarganya.
Melalui pengumuman pengeras suara, para orang tua akhirnya berhasil ditemukan dan anak-anak itu kembali ke keluarganya.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Karena itu, kami terus mengingatkan melalui pengeras suara agar orang tua lebih waspada dan tidak lalai,” kata Bambang.
Kepadatan pengunjung terlihat jelas di sejumlah pintu masuk Ragunan, terutama di gerbang yang berdekatan dengan kantor Kementerian Pertanian, Pengadilan Agama Jakarta Selatan, serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan.
Arus lalu lintas di Jalan RM Harsono, Kecamatan Pasar Minggu, mengalami kemacetan akibat banyaknya kendaraan menuju TMR. Sementara arus dari arah sebaliknya, termasuk yang melewati kantor DPP Partai Gerindra, terpantau padat merayap.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pengelola TMR menambah kantong parkir untuk menampung kendaraan pengunjung, baik bus, mobil pribadi, maupun sepeda motor.
Selain itu, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari pengamanan hingga peningkatan layanan, agar pengunjung tetap merasa nyaman.
Di dalam kawasan TMR, banyak orang tua tampak antusias mengajak anak-anak melihat koleksi satwa.
Namun, tak sedikit pengunjung yang lebih memilih memanfaatkan fasilitas rekreasi seperti sepeda dan sepeda listrik untuk berkeliling area kebun binatang.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

