siarnitas.id – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (12/1/2026).

Akibatnya, beberapa titik mengalami pohon tumbang yang menutup akses jalan utama serta genangan air yang merendam permukiman warga dengan ketinggian hingga 30 sentimeter.

Salah satu kejadian pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, sekitar pukul 06.55 WIB. Pohon berukuran besar yang sudah tua roboh dan sempat menutup total badan jalan, menyebabkan arus lalu lintas terganggu.

Kejadian serupa juga terjadi di Jalan Raya RE Martadinata, Kecamatan Ciputat, tepatnya di sekitar Halte Full Busway, yang memicu kemacetan cukup panjang.

BACA JUGA :  Satpol PP Tangsel Gerebek Kostan Jadi Tempat Prostitusi, Warga: Pak Kasat Apartemen Serpong Green View Razia Dong!

Tak hanya itu, hujan berintensitas tinggi juga mengakibatkan genangan dan banjir di beberapa kawasan permukiman, khususnya di wilayah Pamulang Barat.

Tercatat, genangan dengan tinggi muka air 10 hingga 30 sentimeter merendam Blok F RW 13, Perumahan Reni Jaya RW 17, serta Perumahan Lembah Pinus RW 24, dengan total warga terdampak mencapai lebih dari 200 Kepala Keluarga (KK).

Sekretaris BPBD Kota Tangerang Selatan, Essa Nugraha, mengatakan bahwa tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat guna meminimalkan dampak kejadian.

“Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung mengerahkan personel BPBD bersama unsur terkait untuk melakukan evakuasi dan pemotongan pohon yang menutup akses jalan. Untuk genangan, kami lakukan monitoring dan siaga personel di lokasi-lokasi terdampak,” kata Essa Nugraha dalam keterangannya, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA :  Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di SMK Waskito Tangsel, Korban Pelaku Saling Lapor

Menurut Essa, faktor utama kejadian ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, diperparah dengan angin kencang serta kondisi saluran drainase di beberapa permukiman yang belum optimal.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan genangan dan pohon tumbang. Segera laporkan ke BPBD jika terjadi kondisi darurat,” ungkapnya.

Hingga laporan ini disampaikan, akses Jalan Raya Tandon Ciater telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan, sementara petugas masih bersiaga di sejumlah titik genangan untuk memastikan keselamatan warga dan perkembangan situasi.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News