Nama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) semakin santer dalam bursa pencalonan Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2020. Selain mendapat dukungan yang terus mengalir, hasil survei Etos Institute Bamsoet juga mengungguli nama-nama bakal calon lainnya.

Seperti bakal calon ketua umum Golkar dari petahana, Airlangga Hartarto. Dalam survei itu, Petahana menempati posisi kedua setelah Bamsoet dengan perolehan 37 persen, sedangkan Bamsoet meraih 42 persen dan sisanya terdapat nama kandidat lainnya.

Hasil survei itu juga mendapat apresiasi dari beberapa kader Golkar, diantaranya Wakil Bendahara Garda Beringin Satu (GBS) Herya Fitri Kurniaty. Ia mengatakan, survei yang dirilis Etos Institute adalah pertanda Golkar akan memiliki pemimpin baru.

“Dukungan sudah banyak, ditambah survei. Kami (GBS) yakin pak Bamsoet memberi spirit warna baru untuk Golkar. Kami siap menyambut pemimpin baru,” ungkap Fitri saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Rabu (17/7).

Ia juga mengatakan pasca Pemilu 2019 diakui Golkar mengalami penurunan dalam kancah perpolitikan di Indonesia. Hal ini baginya harus dijadikan evaluasi untuk masa yang akan datang.

“Kami tidak ingin Golkar kedepan merosot lagi. Maka itu, perlu adanya perubahan dalam kepemimpinan,” ujarnya.

Wakil ketua GBS , M. Solehuddin,berharap Bamsoet terpilih menjadi Ketua Umum Golkar pada periode mendatang.

“Kita berdoa dan upayakan Golkar dapat dinahkodai oleh beliau,” ucap singkatnya saat dihubungi via telepon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini