Semmi Tangsel Minta Gubernur Banten Jadi Contoh Masyarakat Untuk Tidak Mudik

Siarnitas.id Tangsel- Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang Selatan (SEMMI TANGSEL) meminta Gubernur Banten Wahidin Halim untuk tidak pulang ke rumahnya di wilayah Kota Tangerang.

Hal ini disebabkan oleh larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah.

Juga sesuai intruksi Dirinya sebagai Gubernur Banten yang menegaskan bahwa warga Jabodetabek dilarang mudik ke wilayah Serang, Pandeglang, Lebak, dan Cilegon begitu juga sebaliknya.

“Orang Jabodetabek enggak boleh ke Serang, Orang Serang enggak boleh ke Jabodetabek,” kata wahidin di pendopo Gubernur, Kota Serang, Senin (3/5/2021).

Ketua Umum Semmi Tangsel Bima Rizky mengungkapkan bahwa peraturan yang dibuat harus dilaksanakan dan dipatuhi oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), karena diketahui rumah beliau berada dikawasan kota tangerang sedangkan tempat kerjanya berada dikota serang.

“Peraturan yang dibuat tidak boleh tebang pilih, berarti pak Wahidin Halim juga tidak boleh mudik ke Tangerang,” ungkap Bima.

Juga dalam statementnya Mahasiswa Universitas Pamulang tersebut meminta WH jadi contoh untuk masyrakat banten untuk tidak mudik. Karena hal ini tentunya juga akan mempengaruhi trust masyarakat Banten kepada sosok Gubernur ini.

“Dengan segala hormat saya meminta kepada Pak WH untuk tidak pulang ke Tangerang, karena realisasi larangan mudik ini akan terlihat bijaksana jika pak WH juga melakukannya agar bisa menjadi contoh untuk seluruh masyarakat banten, dan juga saya menghimbau kepada masyarakat agar mencermati secara seksama sosok gubernur yang sudah mengeluarkan statement tegasnya terkait larangan mudik ini, kita lihat sejauh mana beliau dapat melaksanakan itu,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here