Raihan Ariatama: HMI Sebagai Intermediary Actor Antara Masyarakat dan Pemerintah

siarnitas.id Kandidat Ketua Umum PB HMI Periode 2021-2023 Raihan Ariatama menyampaikan bahwa HMI harus berperan sebagai intermediary actor yang menjembatani antara kepentingan masyarakat dan kepentingan pemerintah. Peran intermediary actor ini, menurut Raihan, merupakan cerminan dari HMI sebagai salah satu elemen kekuatan moral bangsa.

“HMI harus menjadi mitra strategis sekaligus mitra kritis pemerintah. Apabila ada kebijakan pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat, maka kita harus mendukungnya. Sebaliknya, jika ada kebijakan pemerintah yang negatif, harus kita kritik. Di sinilah peran HMI sebagai intermediary actor,” jelasnya.

Posisi HMI sebagai intermediary actor ini disampaikan oleh Raihan Ariatama pada acara Diskusi dan Penyampaian Gagasan, Visi dan Misi Calon Ketua Umum PB HMI pada Jum’at, 19 Maret 2021 di Excelso, Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Dalam acara ini, Raihan juga memaparkan gagasan Empowering HMI, #BerdayaBersama, yang memuat 4 (empat) program utama, yaitu: HMI Digital, HMI Empowerment 4.0 (HMI E-4.0), HMI Incubator Entrepreneurship, dan HMI Perisai Kebangsaan.

Raihan juga menambahkan bahwa peran intermediary actor HMI juga berlaku untuk menjadi jembatan antara Islam dan negara yang akhir-akhir ini terdapat semacam upaya untuk membenturkan kembali Islam dan negara. Ia menyebut bahwa tidak ada yang perlu dipertentangkan antara Islam dan negara. Keislaman dan keindonesiaan memiliki hubungan yang harmonis dan bisa berjalan berdampingan sebagaimana termaktub dalam konsensus bernegara kita.

“Ketegangan antara Islam dan negara yang terjadi akhir-akhir ini harus menjadi concern HMI. Sebagai organisasi intelektual muslim, HMI harus menjadi jembatan antara Islam dan negara, dan upaya ini telah dilakukan HMI sejak HMI didirikan, dan terus berlangsung sampai detik ini,” ujarnya.

Raihan Ariatama merupakan Kandidat Ketua Umum PB HMI pada perhelatan Kongres Ke-XXXI HMI di Surabaya yang berlangsung pada 17 s/d 22 Maret 2021. Raihan merupakan salah satu kader himpunan terbaik yang memiliki berbagai prestasi akademik dan prestasi organisasi.

Raihan menamatkan studi S1 di Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM (2011-2016) dan kemudian melanjutkan studi S2 di Magister Ekonomi Pembangunan (MEP) UGM, Konsentrasi Perencanaan Pembangunan Daerah (2017-2019).

Pada tataran organisasi, Raihan pernah menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PSDM) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UGM (2014) dan Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Minang (FORKOMMI-UGM) (2013-2014). Di HMI, Raihan merupakan Ketua Umum HMI Cabang Bulaksumur Sleman (2016-2017) dan Ketua Bidang Riset dan Perguruan Tinggi PB HMI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here