Kabar pemindahan Ibukota negara dari Jakarta ke wilayah Kalimantan Timur menjadi isu serius buat Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Pasalnya, dengan pemindahan Ibukota tersebut secara langsung akan berdampak terhadap daerah penyangga, seperti Kota Tangerang Selatan.

Seperti diketahui, batas wilayah Tangsel (Banten) dan Jakarta Selatan (DKI) hanya berbatas dengan Kali Pesanggrahan.

Ketika dijumpai awak media Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany sangat mendukung tujuan pemindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.

Menurut Airin, dukungan atas pemindahan ibukota tersebut disebabkan karena dinilai ada kajian yang terbaik. “Apapun itu keputusannya kita mendukung karena pasti ada kajian yang terbaik dan mudah-mudahan sesuai dengan tujuan dari pemindahan ibukota. Ada pemerataan di semuanya dan tentunya juga dengan melihat urgensi dan yang lainnya,”terang Airin Rachmi Diany, Selasa (28/8/2019).

Meski begitu, saat disinggung adanya dampak akibat pemindahan Ibukota, menurut Airin, hal itu dirasa tidak menjadi masalah ekonomi bagi warganya.

“Semua hampir terkonsentrasi selama ini ada di daerah Ibukota Jakarta, dan tujuh puluh persen masyarakat Tangsel ada yang bekerja di DKI Jakarta. Tapi tidak semuanya juga bekerja di bidang pemerintahan, nah ini kita pindahkan pusat pemerintahan sedangkan bisnisnya masih tetap,”beber Airin Rachmi Diany.

Kendati demikian, Wali Kota Tangsel itu berharap terkait pemindahan Ibukota ada dampak positif yang diambil Tangsel. Sebab, menurut dia, selama ini perputaran ekonomi di Tangsel tidak sepenuhnya bergantung dengan DKI Jakarta. (ris)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini