Siarnitas.id – Harga emas Antam di Pegadaian pada Selasa, 21 Oktober 2025, kembali melemah setelah sempat menguat dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data resmi dari laman Pegadaian, harga emas Antam turun Rp14.000 per gram dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Untuk satuan 1 gram, emas Antam kini dibanderol Rp2.657.000, sementara harga buyback-nya berada di level Rp2.334.000.

Adapun emas ukuran 0,5 gram dijual seharga Rp1.384.000 dengan harga buyback Rp1.167.000, turun sekitar Rp7.000 dibandingkan Senin (20/10/2025).

Penurunan juga terjadi di semua pecahan emas lainnya. Emas Antam 2 gram dijual Rp5.247.000 dengan harga buyback Rp4.669.000, sedangkan untuk 3 gram harganya Rp7.843.000 dengan buyback Rp7.003.000.

Untuk pecahan lebih besar, emas 5 gram dibanderol Rp13.035.000 dengan harga buyback Rp11.672.000, dan 10 gram senilai Rp26.010.000 dengan buyback Rp23.345.000.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam 16 Oktober 2025 Naik Drastis, Cek Sekarang!

Sementara itu, untuk pecahan menengah dan besar, Pegadaian menetapkan harga sebagai berikut:

1. 25 gram: Rp64.886.000 (buyback Rp58.076.000)

2. 50 gram: Rp129.685.000 (buyback Rp116.153.000)

3. 100 gram: Rp259.284.000 (buyback Rp232.306.000)

4. 250 gram: Rp647.917.000 (buyback Rp577.906.000)

5. 500 gram: Rp1.295.602.000 (buyback Rp1.155.812.000)

6. 1.000 gram: Rp2.591.160.000 (buyback Rp2.311.624.000)

Harga emas Antam hari ini masih tergolong tinggi, meskipun mengalami koreksi ringan.

Tren penguatan harga emas global masih berlanjut seiring meningkatnya permintaan aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Menurut laporan Bloomberg, harga emas di pasar spot global menutup perdagangan pekan lalu di level US$4.264,40 per troy ounce, turun tipis dari rekor tertingginya di US$4.379 per troy ounce.

BACA JUGA :  Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 5 November 2025, 1 Gram Dijual Rp2.260.000

Sepanjang pekan lalu, harga emas dunia tetap naik hampir 6%, dan mencatatkan reli sembilan pekan beruntun yang terakhir kali terjadi pada tahun 2020.

Dengan tren ini, para investor dinilai masih menjadikan emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang paling aman di tengah fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian pasar keuangan global.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News