Siarnitas.id – Perjalanan karier Komjen Pol Suyudi Ario Seto memasuki babak baru. Setelah lebih dari setahun memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN), Suyudi kini diajukan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Kapolri.
Nama Suyudi resmi masuk ke DPR melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026. Surat tersebut berisi usulan pemberhentian Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri sekaligus pengangkatan Suyudi sebagai penggantinya.
Komisi III DPR kemudian menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap Suyudi pada Kamis (1/10/2026). Dalam proses tersebut, Komisi III DPR menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi.
Jika seluruh tahapan pengangkatan rampung, Suyudi akan kembali ke institusi Polri dengan posisi tertinggi. Menariknya, perjalanan tersebut mengingatkan pada sosok Jenderal Polisi (Purn) Sutanto yang juga pernah memimpin BNN sebelum kemudian menjadi Kapolri.
Jejak Sutanto Terulang
Suyudi bukan orang pertama yang menempuh jalur dari BNN menuju kursi Kapolri. Nama Sutanto menjadi bagian penting dalam catatan tersebut.
BNN mencatat Sutanto sebagai salah satu Kepala BNN dari masa ke masa. Dalam kegiatan silaturahmi pimpinan BNN terdahulu pada 2025, nama Sutanto berada di antara sejumlah mantan Kepala BNN yang pernah memimpin lembaga tersebut.
Kini, Suyudi berada di persimpangan karier yang serupa. Ia sebelumnya menjalankan tugas sebagai Kepala BNN, kemudian diajukan Presiden untuk memimpin Polri.
Perbedaannya terletak pada perjalanan zaman dan tantangan yang dihadapi masing-masing. Namun, secara garis besar, keduanya sama-sama memiliki pengalaman memimpin lembaga yang fokus pada penanganan persoalan narkotika sebelum masuk dalam bursa pucuk pimpinan Polri.
Daftar Kepala BNN dari Masa ke Masa
Perjalanan BNN telah melewati sejumlah kepemimpinan. Dalam catatan resmi BNN, nama-nama yang pernah memimpin lembaga tersebut antara lain:
Komjen Pol (Purn) Ahwil Lutan
Jenderal Pol (Purn) Da’i Bachtiar
Komjen Pol (Purn) Nurfaizi Suwandi
Komjen Pol (Purn) Togar M. Sianipar
Komjen Pol (Purn) Raden Makbul Padmanagara
Jenderal Pol (Purn) Sutanto
Komjen Pol (Purn) I Made Mangku Pastika
Komjen Pol (Purn) Gories Mere
Komjen Pol (Purn) Anang Iskandar
Komjen Pol (Purn) Budi Waseso
Komjen Pol (Purn) Heru Winarko
Komjen Pol (Purn) Petrus Reinhard Golose
Komjen Pol (Purn) Marthinus Hukom
Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Suyudi sendiri baru dipercaya memimpin BNN pada 25 Agustus 2025. Presiden Prabowo melantiknya untuk menggantikan Marthinus Hukom berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 118/TPA Tahun 2025.
Tidak lama setelah pelantikan tersebut, Suyudi resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi. Kenaikan pangkat itu berlangsung dalam Korps Raport yang dipimpin Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pada 12 September 2025.
Rekam Jejak Komjen Suyudi Ario Seto
Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 dan Sespimti Polri pada 2018.
Kariernya banyak diwarnai penugasan di bidang reserse. Suyudi pernah bertugas sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek Metro Pasar Minggu, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Pengalamannya di bidang reserse terus bertambah. Ia pernah menduduki posisi di Jatanras Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, hingga sejumlah jabatan di Bareskrim Polri.
Suyudi kemudian memasuki jenjang pimpinan kewilayahan. Ia pernah dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolres Bogor Kota, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat. BNN juga mencatat sejumlah penugasan Suyudi di Bareskrim Polri, termasuk sebagai Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber.
Pada 2023, Suyudi naik ke tingkat Polda dengan menjabat Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kapolda Banten.
Kariernya kembali berbelok pada 2025. Dari lingkungan Polda, Suyudi mendapat penugasan di luar struktur Polri untuk memimpin BNN. Presiden Prabowo melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.
Selama memimpin BNN, Suyudi membawa sejumlah agenda dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. BNN mencatat ia mendorong penguatan pencegahan berbasis digital dan komunitas, pemberantasan yang tegas dan berkeadilan, serta rehabilitasi yang humanis dan inklusif.
Kini, perjalanan panjang itu membawanya kembali ke panggung utama Polri.
Dari perwira reserse, Kapolres, Wakapolda Metro Jaya, Kapolda Banten, hingga Kepala BNN, nama Suyudi Ario Seto kini berada dalam proses menuju kursi Kapolri.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

