siarnitas.id – Tragedi longsor yang menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyisakan duka mendalam. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, total korban akibat bencana tersebut mencapai 17 orang, dengan 11 jenazah telah berhasil teridentifikasi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa proses identifikasi korban masih terus berjalan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Tim Disaster Victim Identification (DVI) kini berhasil mengindentifikasi 11 jenazah dan 6 lainnya saat masih dalam proses identifikasi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya, Senin (26/1/2026)

Muhari menjelaskan, tim search and rescue (SAR) gabungan telah menyerahkan total 25 kantong jenazah kepada tim DVI. Jumlah tersebut mencakup jenazah yang telah teridentifikasi maupun yang masih menunggu proses pencocokan data.

BACA JUGA :  BLT Cair Bulan Maret 2024, Segini Besarannya

Jenazah maupun potongan tubuh korban yang ditemukan langsung ditangani secara khusus oleh tim DVI guna memastikan identitas korban dapat diketahui secara akurat.

Menurut Muhari, proses identifikasi sangat bergantung pada kondisi jenazah yang ditemukan di lapangan.

Ia menuturkan, identifikasi dapat berlangsung lebih cepat apabila jenazah ditemukan dalam kondisi utuh dan disertai identitas pendukung.

Namun, jika yang ditemukan berupa potongan tubuh tertentu, maka dibutuhkan waktu lebih lama untuk mencocokkan data ante mortem.

Hingga saat ini, proses identifikasi terhadap seluruh kantong jenazah yang telah diserahkan masih terus dilakukan.

Sementara itu, upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor kembali dilanjutkan sejak pagi hari.

BACA JUGA :  Sudah 90 Persen, Pilar Saga Pastikan Proyek Penanganan Banjir di SGP dan Villa Dago Tol Rampung Akhir Desember

“Proses pencarian kembali dilanjutkan dengan fokus titik pencarian yang sebelumnya sudah dipetakan melalui gambar yang diolah melalui drone,” imbuhnya.

BNPB bersama tim SAR gabungan terus mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat proses pencarian dan identifikasi, di tengah kondisi medan yang masih cukup berat pasca longsor.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News