siarnitas.id – Warga Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dibuat geger dengan berubahnya warna air kali di kawasan Rawa Buntu, Jalan Wana Kencana, Serpong menjadi merah pekat menyerupai darah pada Sabtu (5/10/2025) sore.
Fenomena mencolok ini diduga kuat akibat pencemaran dari limbah pewarna makanan.
Menurut keterangan warga sekitar, Ali, perubahan warna air terlihat jelas sejak pukul 15.00 hingga 17.30 WIB.
“Iya, berubah warna sekitar jam tiga sore sampai jam setengah enam air masih merah pekat seperti darah,” katanya kepada awak media dilokasi Minggu (05/10/2025).
Tak hanya kali ini, warga menyebut kali tersebut kerap berubah warna secara misterius. Beberapa waktu lalu airnya pernah tampak biru dan hitam pekat, meski tanpa bau menyengat.
“Pernah biru, pernah juga hitam pekat seminggu lalu, tapi memang tidak berbau,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran, dan Pengawasan Lingkungan DLH Tangsel, Carsono, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menurunkan tim untuk menyelidiki sumber pencemaran tersebut.
“Kami sudah telusuri dari hulu di Tandon Ciater hingga ke area depan Kanwil Kemenag. Tidak ditemukan sumber air merah di aliran Ciater. Dugaan sementara, ini berasal dari pewarna makanan, bukan pewarna pakaian,” jelas Carsono.
DLH Tangsel juga telah berkoordinasi dengan perangkat wilayah Kelurahan Ciater untuk memastikan tidak ada aktivitas industri yang membuang limbah secara sembarangan.
Carsono menegaskan, setiap pelaku usaha yang terbukti mencemari lingkungan akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang lingkungan hidup.
“Apapun jenis usahanya, tidak boleh mencemari saluran air lingkungan,” tegasnya.
Ia pun mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait pencemaran.
“Masyarakat bisa menghubungi layanan tanggap darurat 112 atau langsung ke Dinas Lingkungan Hidup Tangsel,” pungkasnya.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

