siarnitas.id – Varian baru influenza atau Super Flu kini resmi masuk Indonesia! Virus ini pertama kali terdeteksi pada Minggu (25/12/2025) dan segera menjadi perbincangan hangat karena penyebarannya yang lebih cepat dibanding flu musiman biasa.

Berdasarkan pemeriksaan genom di laboratorium kesehatan, Kementerian Kesehatan RI memastikan situasi nasional masih terkendali, meski warga tetap diminta waspada.

Super flu ini adalah influenza A (H3N2) subclade K, subkelompok genetik baru yang mendominasi penyebaran di banyak negara selama musim flu 2025–2026. Mutasi alami virus ini membuatnya sedikit berbeda dari H3N2 yang diprediksi dalam vaksin flu tahun ini.

Varian ini disebut “super” karena menyebar lebih cepat dan meningkatkan lonjakan infeksi, terutama pada anak-anak dan lansia. Gejala yang umum muncul meliputi demam, batuk, pilek, sakit kepala, hingga nyeri tenggorokan.

BACA JUGA :  BEM FPAR Universitas Udayana dan ITW Gelar Simposium dan Festival Pariwisata 2022 di Bali

Kemenkes RI mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan dan menerapkan perilaku sehat, seperti:

  1. Tetap di rumah jika sakit
  2. Menggunakan masker
  3. Menerapkan etika batuk yang benar
  4. Segera akses fasilitas kesehatan bila gejala memburuk.

Meski super flu ini bermutasi cepat, tidak ada ancaman pandemi baru. Pemerintah tetap memantau penyebaran dan memastikan sistem kesehatan siap siaga.

Tips utama: tingkatkan imun tubuh, jaga kebersihan, dan jangan anggap remeh gejala flu musiman.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News