siarnitas.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tangerang terus menunjukkan geliat luar biasa. Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Provinsi Banten mencatat jumlah siswa penerima manfaat MBG saat ini telah menembus angka fantastis, yakni 100.753 siswa, dan dipastikan akan terus bertambah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menyampaikan bahwa puluhan ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan telah merasakan langsung manfaat program unggulan pemerintah tersebut.

“100.753 penerima MBG di Kota Tangerang terdiri atas 234 siswa di tujuh sekolah PAUD. Kemudian 17 sekolah TK dengan penerima 912 siswa. 129 Sekolah Dasar (SD) dengan 52.017 siswa penerima MBG,” kata Wahyudi di Tangerang, dikutip Senin (12/1/2026).

BACA JUGA :  Kemensetneg Tinjau Program MBG di Tangsel, Pemkot Ingatkan SOP Higienis Dapur SPPG Dijalankan

Tak hanya itu, cakupan MBG juga menjangkau jenjang pendidikan menengah. Sebanyak 58 SMP tercatat dengan 26.869 siswa penerima, disusul 21 SMA dengan 12.029 siswa, serta 22 SMK yang melibatkan 8.692 siswa penerima manfaat.

Namun demikian, Wahyudi mengungkapkan masih ada satu segmen pendidikan yang belum tersentuh program ini.

“Sedangkan untuk SLB belum ada,” ujarnya.

Menurut Wahyudi, jumlah penerima MBG di Kota Tangerang akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersedia. Hal ini selaras dengan komitmen kuat Pemerintah Kota Tangerang dalam mengawal penuh program strategis nasional tersebut.

Ia menegaskan, program MBG menjadi prioritas utama karena merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemenuhan gizi anak-anak Indonesia.

BACA JUGA :  Pemancing Tengelam di Kali Cisadane, BPBD Tangsel: Masih Dilakukan Pencarian

Maka dari itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar semakin banyak SPPG terbentuk, sehingga target pemenuhan gizi bagi seluruh siswa dapat tercapai.

“Kita terus upayakan agar MBG ini menjadi sasaran prioritas yang terus dikawal karena menjadi program utama Presiden dalam pemenuhan gizi anak,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Tangerang Sachrudin menekankan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga menjamin kualitas dan keamanan pangan yang dikonsumsi para siswa.

Ia memastikan setiap dapur MBG dirancang dengan standar sanitasi yang ketat serta didukung oleh petugas dan relawan terlatih demi menjamin keamanan sejak proses pengolahan hingga pendistribusian.

BACA JUGA :  Bahayakan Pengguna Jalan, Bawaslu Tangsel Tertibkan Puluhan APK Caleg

“Dapur MBG dan SPPG bukan sebatas penyedia makanan, melainkan memastikan keamanan pangan dan pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak,” imbuhnya.

Dengan komitmen kuat pemerintah daerah dan dukungan penuh terhadap program nasional, MBG di Kota Tangerang digadang-gadang menjadi salah satu model sukses pemenuhan gizi anak di Indonesia.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News