Mobil Ditarik Debt Collector, Ormas di Tangerang Datangi Kantor Leasing

0

TANGERANG – Sejumlah anggota ormas mendatangi kantor BFI Finance, Jalan Raya Siliwangi, No 57G, RT01/07, Pamulang Barat, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Kedatangan anggota ormas itu diduga dari insiden penarikan mobil milik salah satu anggota mereka oleh debt collector BFI.

Tomi, salah seorang warga mengatakan, saat itu dirinya sedang melintasi Jalan Siliwangi dengan naik motor. Tiba-tiba, dari arah kantor BFI Finance berlari orang-orang yang diduga dari timur berkaos putih.

“Ada lebih dari 5 orang jumlahnya. Mereka seperti orang-orang timur yang bekerja di leasing BFI Finance itu. Tidak tahu juga seperti apa masalahnya,” kata Tomi kepada wartawan, Kamis (20/6/2019).

Dilanjutkan Tomi, orang-orang berkaus serba putih itu berlari dikejar oleh puluhan orang yang diduga anggota Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, dengan membawa golok.

“Salah seorang anggota ormas juga terlihat membacok orang yang sedang berlari itu. Tetapi tidak kena, karena berhasil menghindar. Mereka bahkan sempat tarik menarik golok yang dipegang,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang terhimpun di lapangan, bentrok diduga akibat penarikan mobil pihak leasing. Adapun, mobil yang ditarik merupakan milik anggota BPPKB Banten yang belum diketahui identitasnya.

Hal ini dibenarkan Sani, pedagang di Jalan Siliwangi. Dia mengatakan, berdasarkan informasi yang beredar saat terjadi bentrok itu, masalah dipicu oleh pengambilan mobil.

“Kalau sebab pastinya kurang tahu. Tetapi ya seperti itu yang beredar. Ada banyak ormas tadi. Banyak yang bawa sajam golok. Orang-orang timurnya lari. Mereka sepertinya tidak bawa sajam,” ungkapnya.

Sementara itu, Riki, warga lainnya mengaku, setelah terjadi bentrok di Jalan Siliwangi, bentrokan juga terjadi di depan RSUD Kota Tangsel. Dia menduga, pelakunya berasal dari kelompok yang sama di Siliwangi.

“Tadi saya lewat Jalan Siliwangi, ada rame di sana. Sepertinya dari Jalan Siliwangi, bentrok berlanjut. Apalagi di RSUD kan ada yang markir ormas Pemuda Pancasila. Tetapi saya tidak tahu,” sambung Riki.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini