Siarnitas.id – Kasus dugaan aliran “jatah” kepada oknum Satpol PP dalam polemik pembangunan GOR lapangan padel Loka Padel di Jalan Tandon Ciater, Serpong, kian memanas.

Inspektorat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya turun tangan dan mulai melakukan penelusuran internal atas persoalan yang mengejutkan publik ini.

Kepala Inspektorat Tangsel, Achmad Zubair, menyampaikan bahwa timnya telah mulai bekerja untuk menindaklanjuti informasi tersebut. Ia menegaskan proses pemeriksaan masih berada pada tahap awal.

“Nanti ya bang, tim saya baru mulai hari ini,” katanya, kepada redaksi siarnitas.id pada Senin (2/3/2026).

Lebih lanjut, Zubair menjelaskan bahwa hasil dari pemeriksaan tersebut nantinya tidak akan disampaikan secara luas, melainkan hanya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

BACA JUGA :  Warga Tangsel Apresiasi Program Bedah Rumah, Dulu Rapuh Kini Jadi Hunian Baru

“Tim saya masih kerja dan hasil nya hanya bisa di sampaikan ke OPD terkait,” jelasnya.

Ia juga memberikan gambaran terkait target waktu penyelesaian proses tersebut, yang diperkirakan tidak akan berlangsung lama.

“Mudah mudahan 1 minggu sudah ke opd nya,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut melalui sambungan telepon, Zubair belum dapat memberikan keterangan tambahan karena proses masih berjalan. Ia pun meminta waktu hingga pemeriksaan rampung.

“Ngga bisa bang maaf ya karena masih proses,” imbuhnya.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan pengakuan dari Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP Tangsel, Ahmad Dohiri, yang secara terbuka membenarkan adanya praktik penerimaan uang oleh sejumlah anggotanya dari pihak pengelola Loka Padel.

BACA JUGA :  Bayar Zakat Fitrah di Tangsel Bisa Online, Segini Besaran dan Cara Bayarnya

Dohiri mengungkap bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota yang diduga terlibat, dan menemukan adanya aliran uang yang telah dibagikan.

“Satu-satu udah diinterogasiin, memang mereka sebagian itu sudah dapat (duit), tapi duitnya itu sudah dibagi-bagi. Nih, yang dari awal nih, Pak R, ada Pak A, itu sudah empat bulan yang lalu. Koordinasi untuk menjagainlah katanya mah bangunan (Loka Padel). Tapi saya udah peta-in sama temen-temen ini lain kali kalau mau gitu itu jangan berantakan kayak beginilah,” katanya, ditulis Jumat (27/2/2026).

Pengakuan tersebut sekaligus membuka dugaan adanya praktik tidak wajar dalam pengawasan pembangunan fasilitas olahraga tersebut, yang sebelumnya juga menuai sorotan karena persoalan perizinan.

BACA JUGA :  KPU Tangsel Sebut Hari Pertama Pendaftaran Paslon Kepala Daerah Pada Pilkada 2024 Nihil

Kasus ini kini menjadi perhatian serius, lantaran berpotensi membuka praktik “koordinasi” ilegal yang melibatkan aparat penegak perda.

Publik pun menanti langkah tegas dari Inspektorat serta transparansi hasil pemeriksaan yang dijanjikan dalam waktu sepekan.

Dengan proses investigasi yang sedang berjalan, sorotan kini tertuju pada komitmen Pemerintah Kota Tangsel dalam menegakkan integritas dan membersihkan praktik-praktik menyimpang di internal aparatnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News