siarnitas.id – Mengajar siswa dengan kemampuan di atas rata-rata atau siswa cerdas istimewa tentu bukan hal mudah. Namun, bagi Iik Hikmatul Hidayat (28), Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Al-Azhar BSD, Tangerang Selatan, hal itu justru menjadi tantangan yang menyenangkan.
Iik menerapkan metode khusus saat mengajar di kelas akselerasi kelas bagi anak-anak cerdas istimewa agar proses belajar tetap menarik dan menantang. Menurutnya, meski materi pelajaran sama seperti di kelas reguler, cara penyampaiannya harus berbeda.
“Materinya tetap sama, tapi metodenya harus beda. Anak-anak akselerasi cepat bosan kalau cuma mendengar penjelasan guru,” ujar Iik saat ditemui awak media, ditulis pada Minggu (12/10/2025).
Salah satu metode andalannya adalah permainan interaktif saat mengajar sejarah Islam. Ia membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan memberikan pertanyaan cepat yang harus dijawab dalam hitungan detik.
Setelah sesi permainan usai, Iik kembali menegaskan inti materi agar siswa memahami konteks pelajaran secara menyeluruh.
Menurutnya, metode ini terbukti membuat siswa lebih aktif, antusias, dan mudah memahami pelajaran.
“Kalau anak-anak sudah senang di kelas, mereka jadi lebih mudah memahami pelajaran,” katanya.
Tak hanya itu, di awal tahun ajaran Iik juga melakukan diagnostic test untuk mengenali gaya belajar tiap siswa apakah mereka bertipe visual, auditori, atau kinestetik. Dengan begitu, ia bisa menyesuaikan metode mengajar agar lebih tepat sasaran.
“Tes gaya belajar ini penting supaya metode yang saya pakai sesuai dengan kebutuhan anak. Kalau tidak tahu gaya belajarnya, guru bisa salah pendekatan,” jelasnya.
Bagi Iik, mengajar anak-anak akselerasi bukan sekadar menyampaikan materi, melainkan menciptakan suasana belajar yang membuat mereka terus tertantang berpikir.
“Anak-anak akselerasi itu cepat tangkap dan cepat bosan. Kalau guru bisa bikin mereka penasaran, mereka akan semangat terus,” ucapnya.
Pendekatan Iik menjadi bukti bahwa keberhasilan pembelajaran di kelas akselerasi tidak hanya bergantung pada isi materi, tetapi juga strategi guru dalam menyesuaikan ritme dan gaya belajar siswa berkemampuan tinggi, agar potensi mereka berkembang secara optimal.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

