siarnitas.id – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie angkat bicara terkait kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno 2. Ia menegaskan, hingga saat ini kondisi lingkungan masih dalam batas aman berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium sementara.

Hal itu dikatakan usai Rapat Koodinasi Bersama Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Tangsel di Hotel wilayah Serpong, pada Selasa (10/2/2026).

“Hari ini masih dalam penanganan. Saya perintahkan Sekda dan Dinas Lingkungan Hidup turun langsung. Kami sedang menunggu hasil laboratorium DLH Tangsel dan Perseroda PITS yang bekerja sama dengan pihak lain,” kata Benyamin.

Ia menjelaskan, DLH Kota Tangerang Selatan telah melakukan pengujian, termasuk pemeriksaan kualitas air Sungai Cisadane. Pemeriksaan serupa juga dilakukan oleh DLH Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA :  Dana Hibah Rp 25 Miliar KONI Tangsel Jadi Sorotan! Ketua Umum Akui Ada Cabor Habiskan Ratusan Juta

“Informasi dari Kepala DLH Tangsel, pencemarannya masih dalam kondisi normal. Tidak ditemukan lagi unsur kimia berbahaya,” tegasnya.

Meski demikian, Benyamin mengakui sempat terjadi penghentian sementara distribusi air bersih oleh PDAM sebagai langkah antisipasi.

“Ketika bencana terjadi, PDAM melakukan pembersihan jaringan distribusi. Karena itu tadi malam sempat ada penghentian air bersih,” katanya.

Namun ia memastikan layanan air bersih di Kota Tangsel tidak terdampak signifikan.

“Perseroda Tangsel tidak terganggu karena intake-nya dari Kali Angke dan tidak tercemar. Tirta Kerta Raharja juga aman karena intake berada di selatan lokasi kejadian,” jelas Benyamin.

Ia menyebutkan, PDAM Kota Tangerang menjadi wilayah yang sempat terdampak, namun hasil uji laboratorium menunjukkan kondisi relatif aman dan tetap dilakukan penanganan lanjutan.

BACA JUGA :  DPRD Tangsel Dorong Status RSU Tangsel ke Tipe B, Benyamin: Sangat Setuju

“Hasil sementara aman, tapi tetap dilakukan treatment agar kejadian serupa bisa ditangani lebih baik ke depan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (9/2/2026) dini hari.

Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat satu unit bangunan gudang hangus terbakar, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Warga yang melihat kepulan asap dan api segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, armada Damkar Tangsel langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Omay saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

BACA JUGA :  Palangka Raya Jadi Tuan Rumah Rapat Kerja ASDEKSI Regional Kalimantan

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News