Bingung Kebijakan Pemkot Serang, Transisi atau New Normal

0

Serang, Pemerintah Kota Serang belum dapat memastikan tatanan kehidupan baru (new normal). Pihaknya masih menunggu situasi penyebaran Corona Virus Deases 19 (Covid-19) di Kota Serang. Sebelumnya Walikota Serang, Syafrudin saat di konfirmasi terkait new normal Senin Kemarin (15/6), Ia menegaskan, pihaknya akan memberlakukan new normal di Kota Serang sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat Kota Serang. Namun Hari, Selasa (16/6), Syafrudin mengatakan, pihaknya akan memberlakukan transisi new normal sebagai masa menjalani new normal.

“New normal belum, akan tetapi transisi menghadapi new normal hari ini akan saya tanda tangan,” kata Syafrudin, saat dikunjungi di ruang kerjanya, Serang, (16/6).

Kemudian, ketetapan transisi new normal, syafrudin mengungkapkan, guna memantau pemberlakuan ketetapan new normal, pihaknya akan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk dapat bersama-sama pemerintah kota (pemkot) mentaati peraturan yang telah ditetapkan Pemkot Serang.

“Penetapannya nanti menunggu situasi, setelah transisi new normal ini diterapkan pada masyarakat, kemudian kami sosialisasikan, jika ternyata tidak ada lonjakan atau mudah mudahan ada penurunan kemudian baru kami terapkan new normal,” kata Syafrudin.

Lanjutnya, Syafrudin mengatakan, dimasa transisi, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

“Penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat terutama di dunia usaha kemudian masyarakat,” kata Syafrudin.

Sebagai evaluasi penerapan transisi new normal, Syafrudin menjelaskan, akan mengevaluasi serta memantau penyebaran covid 19 di Kota Serang. Namun apabila terjadi peningkatan penyebaran dirinya akan memberikan kebijakan lain.

“Mungkin PSBB, mungkin new normal, karena new normal ini anjuran pemerintah pusat yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, itukan kondisional kalau kondisinya lebih parah. Masa transisinya mengikuti zona, kalau zona di Kota Serang sudah hitam atau hjiau, kalau hijau new normal kalau hitam kami cabut transisi menjadi psbb bagaimana kondisinya,” kata Syafrudin.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid 19, Hari Pamungkas manambahkan, Dimasa transisi ada aturan-aturan atau protokol yang kesehatan yang harus diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Tentunya itu juga butuh treatment atau butuh pola komunikasi publik yang efektif untuk terkait dengan mengedukasi tersebut,” tambah Hari.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini