Cianjur, Anggota komisi IV DPRD Jawa Barat, Mochamad Ichsan Maoluddin menyayangkan tidak adanya aktifitas untuk penyediaan energi terbarukan di KCD I ESDM Provinsi Jawa Barat saat dirinya bersama komisi IV DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerjanya, Selasa (02/02/2021).

“Ini yang digadang-gadang malah tidak ada nih, ebt atau energi baru terbarukan, padahal itu merupakan salah satu energi yang diminta untuk diwujudkan, ternyata memang tidak mudah dan perlu anggaran,” ujar Ichsan.

Menurut Ichsan, komunikasi dengan Kepala Dinas ESDM Jabar pada tahun 2020 akan membuat semacam energi yang berbahan bakar dari matahari serta pernah didemonstrasikan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Cuma memang saat ini arahnya belum kesana, memang sama hampir disemua KCD ESDM Jawa Barat, energi terbarukan sama sekali tidak ada kegiatan alias nol sama sekali,” kata Ichsan.

BACA JUGA :  Mahasiswa Unpam Lakukan Penyuluhan Hukum di Desa Ciburayut Bogor

Lebih lanjut, legislator asal Kabupaten Bogor ini menilai antara ide dan gagasan itu dilihat dengan anggaran.

“Jadi kalau berniat mendukung hal tersebut sebaik-baiknya, ya anggarannya juga harus disertakan, jadi rekayasa engineering itu pada akhirnya harus ada anggaran dan komisi IV belum melihat itu,” imbuh Ichsan.

Dengan kondisi anggaran yang tidak memungkinkan tersebut, Ichsan berpendapat bahwa komisi IV DPRD Jabar tetap akan mendorong kebutuhan dari mitranya karena salah satu cita-cita Gubernur yaitu sebagai lembaga eksekutif yang akan melaksanakan pembangunan ebt itu hingga sejauh mana ketersediaan alokasi anggaran untuk sektor energi terbarukan tersebut.

Cianjur, Inionline.Id – Anggota komisi IV DPRD Jawa Barat, Mochamad Ichsan Maoluddin menyayangkan tidak adanya aktifitas untuk penyediaan energi terbarukan di KCD I ESDM Provinsi Jawa Barat saat dirinya bersama komisi IV DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerjanya, Selasa (02/02/2021).

BACA JUGA :  Dispora Jelaskan Mekanisme Verifikasi Hibah, Klaim KONI Tangsel Diluruskan

“Ini yang digadang-gadang malah tidak ada nih, ebt atau energi baru terbarukan, padahal itu merupakan salah satu energi yang diminta untuk diwujudkan, ternyata memang tidak mudah dan perlu anggaran,” ujar Ichsan.

Menurut Ichsan, komunikasi dengan Kepala Dinas ESDM Jabar pada tahun 2020 akan membuat semacam energi yang berbahan bakar dari matahari serta pernah didemonstrasikan oleh Gubernur Jawa Barat.

“Cuma memang saat ini arahnya belum kesana, memang sama hampir disemua KCD ESDM Jawa Barat, energi terbarukan sama sekali tidak ada kegiatan alias nol sama sekali,” kata Ichsan.

Lebih lanjut, legislator asal Kabupaten Bogor ini menilai antara ide dan gagasan itu dilihat dengan anggaran.

BACA JUGA :  Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2021 segera mengumumkan pemenang Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2020

“Jadi kalau berniat mendukung hal tersebut sebaik-baiknya, ya anggarannya juga harus disertakan, jadi rekayasa engineering itu pada akhirnya harus ada anggaran dan komisi IV belum melihat itu,” imbuh Ichsan.

Dengan kondisi anggaran yang tidak memungkinkan tersebut, Ichsan berpendapat bahwa komisi IV DPRD Jabar tetap akan mendorong kebutuhan dari mitranya karena salah satu cita-cita Gubernur yaitu sebagai lembaga eksekutif yang akan melaksanakan pembangunan ebt itu hingga sejauh mana ketersediaan alokasi anggaran untuk sektor energi terbarukan tersebut.