Siarnitas.id – Pembatalan proyek Pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) oleh pemerintah pusat kembali menjadi sorotan publik.

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie akhirnya menanggapi mengenai keputusan tersebut dan menjelaskan langkah-langkah yang sedang disiapkan Pemkot Tangsel pasca pembatalan proyek strategis itu.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan bahwa proyek PSEL di Kota Tangerang dan Tangsel resmi dibatalkan dan dialihkan ke wilayah Jatiwaringin.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Benyamin Davnie meminta masyarakat Tangsel untuk tetap tenang dan menunggu kejelasan resmi dari pemerintah pusat.

“Sabar nunggu. Saya juga masih menunggu kepastian dari Kementerian LH. Itu dulu,” kata Benyamin kepada redaksi siarnitas.id di Pemkot Tangsel pada Senin (27/10/2025).

BACA JUGA :  Sekda Kabupaten Tangerang Tinjau PTM di SMPN 1 Sepatan

Meski proyek PSEL di Cipeucang dibatalkan, Benyamin menegaskan bahwa Pemkot Tangsel tidak tinggal diam.

Ia tengah menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah lain untuk mencari solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Saya kan lagi ngebangun kerjasama dengan Kabupaten dan Kota Bogor. Nanti mungkin kami setelah kerjasama ini disahkan, kita akan olah sampahnya di sana,” jelasnya.

Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai mekanisme dan teknis pemindahan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang ke wilayah Bogor, Benyamin mengaku belum bisa memberikan rincian lebih lanjut.

“Belum. Kita lihat nanti seperti apa,” katanya singkat.

Sampai saat ini, TPA Cipeucang masih menjadi lokasi utama pembuangan sampah bagi warga Tangsel.

BACA JUGA :  Fastibiqul Khoirot Menolong Korban Banjir

Pembatalan proyek PSEL tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Pemkot dalam upaya mengatasi permasalahan sampah yang kian meningkat setiap tahunnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News