Siarnitas.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus tancap gas menekan angka stunting melalui berbagai program inovatif yang menyasar dari hulu hingga hilir.
Salah satu langkah unggulan yang kini digencarkan adalah program BERAKZI (Bersama Atasi Masalah Gizi), yang fokus pada pemantauan kesehatan sejak remaja, ibu hamil, hingga bayi yang dilahirkan.
Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, menegaskan bahwa upaya penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus menyeluruh dan berkelanjutan.
“Kita sudah banyak inovasi. Kalau di Dinas Kesehatan sendiri ada namanya tadi saya sampaikan BERAKZI, ya. Jadi Bersama Atasi Masalah Gizi. Bagaimana pemantauan ibu hamil, gitu kan. Karena stunting itu kan kita musti ini dari hulu ke hilir ya,” katanya di Pemkot Tangsel pada Jumat (17/4/2026).
Menurutnya, pencegahan stunting dimulai sejak masa remaja. Ia menekankan pentingnya memastikan remaja tidak mengalami anemia, serta menjaga kesehatan ibu hamil agar terhindar dari anemia maupun kekurangan energi kronis (KEK).
“Jadi tidak menangani bayi balitanya saja tapi bagaimana dari mulai remajanya, enggak boleh anemia. Ibu hamilnya harus sehat, enggak boleh anemia, enggak boleh KEK gitu kan,” jelasnya.
Tak berhenti di situ, Dinkes Tangsel juga memastikan bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat melalui pemantauan intensif, termasuk pemberian konseling gizi dan makanan tambahan.
“Kemudian nanti pada saat melahirkan dia juga bayinya juga sehat, gitu. Nah, itu semua kita pantau gitu, termasuk juga di dalamnya adalah konseling gizi, pemberian makanan tambahan, gitu ya. Kemudian juga edukasi-edukasi yang lainnya,” jelas Allin.
Selain intervensi spesifik, Pemkot Tangsel juga memperkuat intervensi sensitif seperti peningkatan akses air bersih dan sanitasi yang layak sebagai faktor penting dalam pencegahan stunting.
“Kemudian juga kalau di intervensi sensitifnya kan bagaimana akses air bersih, gitu kan, akses sanitasi. Nah, itu juga terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.
Dengan strategi komprehensif ini, Tangsel optimistis mampu menurunkan angka stunting secara signifikan dan menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News